Umat Islam Salat di Gereja Toraja, Hafal Quran dan Hadis Pun Dilombakan di Aula Gereja

"70 persen panitia non-Muslim. Jadi kami diantar-jemput oleh warga Toraja yang non-Muslim," kata Dewan Hakim STQH XXXI Sulsel, KHM Mahmud Suyuti.

Umat Islam Salat di Gereja Toraja, Hafal Quran dan Hadis Pun Dilombakan di Aula Gereja
dok.tribun
Dewan hakim bidang Hifdzil Quran, Tafsir Quran, dan Hifdzil Hadis di Aula Gereja Tjlinting, Makale, Toraja, sebelum lomba Hifdzil Quran dan Hadis di aula gereja ini, Kamis (25/4/2019). 

Ayat Suci Al Quran berkumandang di Tana Toraja, sejak Selasa (23/4/2019) malam. Hingga Hari Sabtu (27/4/2019), beberapa gereja di Tana Toraja ditempati salat oleh umat Islam.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ayat Suci Al Quran berkumandan di jantung Tana Toraja, Makale, sejak Selasa (23/4/2019) malam. Hingga Hari Sabtu (27/4/2019), beberapa gereja di Tana Toraja ditempati salat oleh umat Islam.

BACA SELENGKAPNYA baca DI TRIBUN TIMUR CETAK EDISI JUMAT, 26 APRIL 2019 halaman 1 dan 7

Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) XXXI Tingkat Provinsi Sulsel digelar di Toraja, Selasa-Sabtu (23-27/4/2019).

STQH XXXI dibuka di Plaza Kolam Makale oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, Selasa (23/4/2019) malam dan ditutup di tempat yang sama, Sabtu (27/4/2019) besok.P

Prosesi pembukaan lomba membaca dan menghapal Al Quran dan Hadis itu diwarnai nuansa Toraja. Panitia melaporkan, 25 pendeta dari berbagai denominasi gereja dan 15 pastor juga.

Anggota Dewan Hakim, KHM Mahmud Suyuti, terharu. “Tidak pernah ada seperti ini. Hifdzul Quran 30 juz, tafsir, dan musabaqah hadis digelar di Aula Gereja Tjlinting,” ujar Mahmud via WhatsApp, Kamis (25/4/2019)malam.

Panitia menunaikan salat di Aula Gereja Tjlinting, Makale, Toraja, di sela lomba Hifdzil Hadis di aula gereja ini, Kamis (25/4/2019).
Panitia menunaikan salat di Aula Gereja Tjlinting, Makale, Toraja, di sela lomba Hifdzil Hadis di aula gereja ini, Kamis (25/4/2019). (dok.tribun)

Bukan hanya menilai dan menfasilitasi lomba, sebagian panitia dan dewan hakim juga salat di Gedung Gereja Tjlinting. “Saya salat di lantai dua Gedung Gereja Tjlinting. Panitia saya lihat banyak yang salat di lantai satu,” ujar Mahmud

Panitia juga kebanyakan non-Muslim. “70 persen panitia non-Muslim. Jadi kami diantar-jemput oleh warga Toraja yang non-Muslim, kami dilayani, diberi makan dan minum oleh saudara-saudara kami dari Non-Muslim itu,” jelas Mahmud.

Dewan hakim diinapkan di Hotel Sahid, sekitar 13 kilometer dari pusat acara.

Menurut Mahmud yang membidangi lomba hafa;l hadis, ada dua jenis lomba dalam kategori ini, hafal 100 hadis bersanad dan hafal 500 tanpa sanad.

Dari empat cabang yang dilombakan, dua cabang ditempatkan di aula gereja, Cabang Tilawah Anak-Anak dan Dewasa di Panggung Utama Plaza Kolam Makale. Cabang Hifdzil Quran 1 dan 5 Juz Tilawah di Masjid Raya Makale. Cabang Hifdz 10 dan 20 Juz bertempat di Aula Gereja Katolik Makale. Cabang Hifd 30 Juz, Tafsir dan Hadis bertempat di Aula Gereja Gereja Tjlinting.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved