Nurdin Abdullah Beri Isyarat, Pj Walikota Makassar 'Bisa' Mutasi Pejabat

Nurdin mengatakan mengusul Pj Walikota hingga mengganti Pj Walikota adalah hak preogratif Gubernur, itupun dikuatkan oleh Peraturan Gubernur (Pergub).

Nurdin Abdullah Beri Isyarat, Pj Walikota Makassar 'Bisa' Mutasi Pejabat
TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M
Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah janji akan mengumumkan nama Pj Walikota Makassar sebelum masa jabatan Walikota Makassar Danny Pomanto berakhir pada 8 Mei 2019.

Nurdin Abdullah bahkan sudah menjadwalkan pelantikan Pj Walikota Makassar digelar di Kantor Balaikota Makassar, Jl Jend Ahmad Yani, Ujung Pandang, kota Makassar.

Baca: Dapil III Soppeng: Golkar Lagi-lagi Dapat 3 Kursi, ini Partai yang Berhasil Merebut 2 Kursi Sisanya

Baca: Rapat Paripurna Pembahasan RPJMD, Puluhan Kursi DPRD Jeneponto Kosong

"Kita lantik di Balaikota saja, ini supaya para pejabatnya dan masyarakat bisa melihat langsung proses pemilihan," kata Nurdin Abdullah, Jumat (26/4/2019).

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, akan memilih satu dari tiga nama calon Wali kota Makassar yang memiliki skoring tertinggi pasca seleksi calon Pj Walikota Makassar.

Kepada Pj Walikota Makassar, Nurdin Abdullah berharap persoalan di ibukota provinsi Sulsel bisa tertangani, seperti kemacetan, penataan pedestrian, hingga menyukseskan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada tahun 2020.

Agar Pj Walikota Makassar ini bisa fokus dengan pemerintahan yang ia pimpin, Nurdin Abdullah membeberkan akan memilih pejabat yang tidak memiliki beban yang berat dari pekerjaannya sebagai pejabat eselon II di Pemprov Sulsel.

Baca: Big Bike Petualang Honda X-ADV Dipasarkan di Indonesia, Harga Mulai Rp 435 Juta

Nurdin mengatakan mengusul Pj Walikota hingga mengganti Pj Walikota adalah hak preogratif Gubernur, itupun dikuatkan oleh Peraturan Gubernur (Pergub).

"Saya mau Pj Walikota nanti tidak bikin gaduh, dan berharap setiap tindakan yang dilakukan selalu koordinasi kan dengan OPD serta Gubernur dan Wakil Gubernur. Jadi Pj Walikota juga jangan semenah -menah, harus punya weser," katanya.

Begitu pun dengan promosi atau pun mutasi jabatan dikalangan pejabat Pemkot Makassar.

Menurut Nurdin jika mutasi itu dibutuhkan dengan tujuan menghadirkan pemerintah yang baik, kenapa tidak.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved