KPUD Sebut Sembilan PPK di Maros Lamban Rekap Suara

Kecamatan yang belum lamban merekap yakni, Camba, Tanralili, Bantimurung, Maros Baru, Marusu, Bontoa, Mandai dan Turikale.

KPUD Sebut Sembilan PPK di Maros Lamban Rekap Suara
Ansar/Tribun Maros
Ketua KPUD Maros, Syamsu Rizal. 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Sepekan setelah Pemilu, rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Kabupaten Maros masih berlangsung. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih merekap.

Ketua KPUD Maros, Syamsu Rizal mengatakan, hingga saat ini, dari 14 kecamatan, hanya lima PPK yang telah merampungkan perekapan suaranya.

Baca: Ramadan 1440 H: Intip Insapirasi Baju Lebaran ala Nagita Slavina & Maudy Ayunda, Simpel Tapi Elegan

Baca: Peringati HUT ke-20, Pemkab Luwu Utara Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah

Kecamatan tersebut yakni Cenrana, Mallawa, Moncongloe, Tompobulu dan Lau.

"Sampai saat ini baru lima kecamatan yang merampungkan rekapitulasi suaranya. Sementara sembilan kecamatan lainnya masih sementara berkerja," kata Symasu Rizal, Jumat (26/4/2019).

Petugas KPUD Maros, mengangkut logistik Pemilu naik ke badan truk yang standby di gudang penyimpanan, komplek Pemkab.
Petugas KPUD Maros, mengangkut logistik Pemilu naik ke badan truk yang standby di gudang penyimpanan, komplek Pemkab. (Ansar/Tribun Maros)

Kecamatan yang belum lamban merekap yakni, Camba, Tanralili, Bantimurung, Maros Baru, Marusu, Bontoa, Mandai dan Turikale.

"Kecamatan yang belum merampungkan tugasnya segera menyusul," katanya.

Baca: REAL COUNT Daftar Parpol dan Caleg Peraih Suara Terbanyak di Kecamatan Cendana Enrekang

Baca: Kecamatan Tallo Kemas 27 Medali Emas, Ini Klasemen Terakhir Porkot Makassar

Syamsu menyampaikan, Kecamatan yang masih melakukan perekapan, memiliki jumlah TPS terbanyak.

TPS paling banyak di Maros yakni Kecamatan Turikale, Marusu dan Mandai. Tiga kecamatan tersebut berada di jalan poros.

"Sepertu di Turikale, Mandai dan Marusu diprediksi baru selesai melakukan perekapan antara tiga atau empat hari kedepan," katanya.

Baca: TERUNGKAP, Segini Uang Panai atau Mahar Pernikahan Muzdalifah dari Fadel Islami, Wajar?

Proses perampungan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Maros berjalan lambat. Sebelumnya KPUD menarget proses perampungan selesai dalam waktu dua hari pasca pencoblosan.

Keterlambatan disebabkan, formulir yang harus diisi oleh PPK cukup banyak dan menguras tenaga.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved