Kepala Desa dan Kepala Dusun Jadi Tersangka Kasus Kota Idaman Pattalasang, Polisi Sita Rincik Palsu

Kepala Desa dan Kepala Dusun Jadi Tersangka Kasus Kota Idaman Pattalasang, Polisi Sita Rincik Palsu

Kepala Desa dan Kepala Dusun Jadi Tersangka Kasus Kota Idaman Pattalasang, Polisi Sita Rincik Palsu
Ari Maryadi Tribun Gowa
Wakapolres Gowa Kompol Muh. Fajri Mustafa (tengah) didampingi Kasubbag Humas AKP M Tambunan dan Kasat Reskrim Iptu Muh. Rivai saat menggelar jumpa pers, Jumat (26/4/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Perkembangan kasus pembangunan Kota Idaman di Kecamatan Pattalassang Kabupaten Gowa, sampai pada penetapan dua tersangka.

Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa, dalam jumpa pers di Mapolres Gowa, Jumat (26/4/2019), mengungkapkan jika salah satu tersangka adalah pejabat pemerintahan desa.

Yakni Kepala Desa Panaikang Kecamatan Pattalasang, Ismail Gannari Dg Malli (43) dan Kepala Dusun Jennetallasa Desa Panaikang Saparuddin Dg Lanti' (46) 

“Dua orang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pembangunan Kota Idaman di Pattallassang," katanya.

Meski demikian, Fajri tidak menyebutkan secara rinci apa peran keduanya dalam perkara pembangunan Kota Idaman ini.

Menurutnya, penyidik Satreskrim Polres Gowa memulai persangkaan kepada saksi-saksi dari tingkat bawah. Setelah itu, penyidik akan mendalami pihak-pihak lain yang diduga ada keterlibatan dalam kasus ini.

Baca: Mantan Bupati Gowa IYL, Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Korupsi Kota Idaman Pattalasang

Baca: Perkara Kota Idaman Pattallassang, Sekda Gowa Bantah Ada Korupsi

Baca: Perkara Kota Idaman Pattallassang, Sekda Gowa: Kami Sudah Berupaya Menagih

"Ke depan disesuaikan timeline penyidikan, kita mulai dari level bawah, yaitu di Kecamatan selaku pembuat."

"Kemudian yang menggunakan, atau pihak lain yang diduga kuat ada kaitannya dengan proses penyidikan," imbuh Kompol Fajri.

Fajri mengungkapkan penyidik telah memeriksa total 40 saksi dalam perkara Kota Idaman ini. Termasuk Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.

“Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 263 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman selama 6 tahun penjara,” tegas Kompol Muh Fajri.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved