Efek Pembiayaan Modal Kerja Turun, Awal Tahun Kredit Perbankan Sulsel Terkoreksi

Total kredit yang disalurkan tersebut didapatkan dari kredit 56 Bank Umum di angka Rp 116,820 triliun dan 28 Bank Pekreditan Rakyat (BPR)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mengawali tahun 2019, tepatnya di Januari-Februari, kinerja perbankan di Sulsel belum menggembirakan. Malah terkoreksi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kredit yang disalurkan 83 bank di Sulsel dua bulanan tahun ini di angka Rp 199,182 triliun. Angka tersebut naik 4,31 persen dari periode sama tahun lalu Rp 114,256 triliun

Total kredit yang disalurkan tersebut didapatkan dari kredit 56 Bank Umum di angka Rp 116,820 triliun dan 28 Bank Pekreditan Rakyat (BPR) di angka Rp 2,361 triliun.

Dimana kredit bank umum Januari-Februari naik 4,23 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 112.126 triliun dan BPR naik 8,84 persen dibandingkan 2018 lalu Rp 2,133 triliun.

Namun yang menarik, terjadi koreksi nilai dan pertumbuhan kredit bila membandingkan angka Pada Desember 2018 dengan Februari 2019.

Desember 2018 kredit yang disalurkan perbankan di Sulsel di angka Rp 120,249 triliun turun 0,01 persen dari Februari 2019 di angka Rp 119,182 triliun.

Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Zulmi mengatakan, kondisi terkoreksinya kredit perbankan dikarenakan adanya penurunan pada kredit produktif untuk modal kerja dan kredit konsumsi.

Namun demikian, ada kenaikan pada Kredit produktif untuk investasi.

"Namun, sesuai dengan informasi di tabel, tumbuhnya DPK sebesar 7,87 persen dan kredit produktif 2,11 persen, secara umum kondisinya masih terjaga baik," katanya via pesan WhatsApp, Kamis malam (25/4/2019).

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei Perbankan pada triwulan I 2019. Dari hasil survei tersebut mengindikasikan bahwa pertumbuhan kredit melambat pada kuartal I 2019.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved