Nunggak Pajak Rp 500 Juta, Pemkab Maros Data Ulang Randis

Pemkab Maros menunggak pajak Randis, sekitar Rp 500 juta. Saat ini Bagian Aset Pemkab Maros, mendata ulang Randis

Nunggak Pajak Rp 500 Juta, Pemkab Maros Data Ulang Randis
Laurensius Nong Kese
Kabag Aset Pemkab Maros, Laurensius Nong Kese. ( Laurensius Nong Kese). 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - UPTD Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan wilayah Maros, mengancam Pemkab untuk dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemkab diancam oleh Dispenda, setelah menunggak pajak Randis, sekitar Rp 500 juta.

Untuk mencegah laporan tersebut, saat ini Bagian Aset Pemkab Maros, mendata ulang kendaraan dinas yang dikuasai oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Baca: BREAKING NEWS: Bawaslu Wajo Rekomendasikan PSU 1 TPS di Kecamatan Tempe

Baca: Pemuda Jeneponto Curi Motor di Takalar Dihadiahi Timah Panas

Baca: Update Terbaru Versi Real Count C-1 KPU, Jokowi-Maruf Masih Unggul di Sulbar, Berapa Prabowo-Sandi?

"Kami sementara mendata ulang kendaraan dinas yang menunggak pajak. Hal ini dilakukan supaya aset Pemkab diketahui keberadaannya," kata Kabag Aset, Laurensius Nong Kese, Rabu (24/4/2019) pagi.

Bagian Aset mencaritahu jenis kendaraan yang dikuasai dinas, surat perjanjian dan tenggang penguasaan, serta penyimpan unit serta STNK dan BPKB.

Selain kelengkapan dokumen, pihak Aset juga akan memastikan kendaraan dinas yang dimutasi dari dan ke dinas lain.

"Kendaraan akan didata. Baik itu kendaraan yang digunakan oleh pejabat lama atau bupati sebelumnya. Terkecuali yang sudah di dum," ujaranya.

Laurensius menyampaikan, ada beberapa SKPD yang memiliki randis bantuan dari kementrian.

Bantuan tersebut diserahkan langsung ke dinas terkait.

Hal tersebut juga tidak dilaporkan ke bagian Aset.

Dia curiga, oknum yang tidak melapor, berinisiatif untuk menguasai kendaraan, bahkan ingin dimiliki seterusnya.

"Sekarang tidak ada lagi istilah dum kendaraan dinas. Jika ada ditemukan kendaraan yang sudah tidak bisa lagi difungsikan, maka akan dilelang," katanya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved