Hakim Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Korporasi Abu Tours

Penolakan itu disampaikan Hakim yang diketuai Denny Lumban Tobing dan dibantu dua hakim anggota lainnya dalam pembacaan putusan sela

Hakim Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Korporasi Abu Tours
hasan/tribun-timur.com
Dua pengacara cantik dampingi tiga terdakwa Abu Tours d Pengadilan Negeri Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar menolak eksepsi atau nota keberatan terdawa korporasi PT Amanah Bersama Ummat dan Travel (Abu Tours).

Penolakan itu disampaikan Hakim yang diketuai Denny  Lumban Tobing dan dibantu dua hakim anggota lainnya dalam pembacaan putusan sela di Pengadilan Makassar, Rabu (24/04/2019).

"Eksepsi kami ditolak," kata Pengacara terdakwa,  Metty Margaretta Siboro kepada Tribun, siang. Metty enggan menanggapi hasil putusan sela atas eksepsi terdakwa.

Setelah  putusan ini kata Metty akan dilanjutkan pada dua minggu depan dengan agenda  mendengarkan keterangan saksi.

Abu Tours diketahui nama  perusahaan biro perjalanan haji dan umrah dan travel turut menjadi terdakwa dalam kasus penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jamaah umrah.

Kerugian dialami calon jamaah mencapai Rp 1,2 triliun.

Perusahan didakwa hukum pidana dengan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, serta Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan vonis kepada empat terdakwa.

CEO Abu Tours Hamzah divonis 20 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Istri Hamzag Mamba Nursyariah Mansyur divonis 19 tahun dan denda Rp 300 juta.

Lalu, Manager Keuangan Abu Tours Muh Kasim divonis 16 tahun dan denda Rp 100 juta dan Manager Marketing Abu Tours Haeruddin divonis 15 tahun dan denda Rp 100 juta. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved