Warga Maros Bersitegang Gegara Qiuck Count, Kapolres: Jangan Terhasut

Pendukung Calon Presiden-Wakil Presiden 01 dan 02 di Maros, masih bersitegang saat membahas hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga.

Warga Maros Bersitegang Gegara Qiuck Count, Kapolres: Jangan Terhasut
Ansar/Tribun Timur
Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard, didampingi Kabag Ops, Kompol Muh Jufri saat memantau proses distribusi logistik, di gudang KPUD 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Pendukung Calon Presiden-Wakil Presiden 01 dan 02 di Maros, masih bersitegang saat membahas hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga.

Pendukung Capres nomor 1 percaya dengan hasil survei tersebut.

Sementara pendukung 02 tidak percaya dengan survei tersebut.

Hanya keputusan KPUD yang dinilai valid.

Pembahasan kedua kubuh berlangsung di grup percapakan WhatsApp, facebook maupun di warung kopi (Warkop).

Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard mengimbau, supaya warga atau pendukung tetap tenang meski hasil hitung cepat (Quick Count) di berbagai media telah dirilis.

"Saya minta kepada semua pihak termasuk warga Kabupaten Maros, supaya tetap tenang dan menjaga persatuan, kesatuan bangsa," kata Yohanes, Senin (22/4/2019) pagi.

Yohanes juga meminta warga tetap menunggu hasil resmi yang akan dilakukan melalui penetapan pleno KPU atau Real Count.

Warga juga diimbau supaya tidak mudah terhasut dengan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Sejumlah oknum yang menyebar informasi hoaks, untuk membenturkan warga.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved