Susi Pudjiastuti Minta Pemda Selayar Serius Basmi Bom Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti membahas destructive fishing di Sunari Beach Selayar di Dusun Tile-Tile, Desa Patikaria.

Susi Pudjiastuti Minta Pemda Selayar Serius Basmi Bom Ikan
Nurwahida
Susi Pudjiastuti membahas destructive fishing di Sunari Beach, Dusun Tile-Tile, Desa Patikaria, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (21/4/2019) malam. 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti membahas destructive fishing di Sunari Beach Selayar.

Sunari Beach berada di Dusun Tile-Tile, Desa Patikaria, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (21/4/2019) malam.

Dihadiri Bupati Selayar H Muh Basli Ali, Dirjen Pengeloaan Ruang Laut, Brahmantya Satyamurti Poerwadi Dirjen Perikanan Tangkap, M Zulficar Mochtar, Dandim 1415/ Selayar Letkol Arm Yuwono, Kapolres Selayar AKBP Tauvik Ibnu Subarkah,

Sekda Selayar H Marjani Sultan, Kadis Kelautan dan Perikanan Selayar Ir Makkawaru, Kadishub Andi Baso, kepala Balai Faat Rudhianto serta undangan lainnya.

"Laut ini begitu penting dan saya telah menjadikan laut adalah masa depan bangsa, jadi kita semua harus sadar bahwa, harus dijaga karena masa depan seluruh warga indonesia" kata Susi Pudjiastuti.

Ia juga bergembira karena satu persoalan besar di Jeneponto, destructive fishing sudah selesai.

Tapi masih ada pemain besar yang terus bermain.

"Saya lebih senang jika tidak ada bisnis ikan hidup di indonesia karena, antara kemaslahatan dan kerugian lebih besar jika mereka tidak merubah caranya,"ujarnya.

Menurutnya ada 70 persen wilayah indonesia adalah air.

Dan kita negara kepulauan nomor dua terbesar, memiliki laut terpanjang di dunia , pulau ada 1.504.

Halaman
12
Penulis: Nurwahidah
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved