LSKP Temukan Indikasi Politik Uang di 16 TPS di Sulawesi Selatan, Usulkan 4 Hal ini untuk Perbaikan

LSKP Temukan Indikasi Politik Uang di 16 TPS di Sulawesi Selatan, Usulkan 4 Hal ini untuk Perbaikan

LSKP Temukan Indikasi Politik Uang di 16 TPS di Sulawesi Selatan, Usulkan 4 Hal ini untuk Perbaikan
dok LSKP
Proses pemantauan pemilu oleh LSKP pada pemungutan suara di TPS Sulsel, 17 April 2019 lalu. LSKP menemukan praktik politik uang pada Pemilu 2019 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) menemukan adanya indikasi praktik politik uang pada hari pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Adanya indikasi politik uang tersebut ditemukan LSKP di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Sulawesi Selatan pada 17 April lalu.

"Dari hasil pengamatan LSKP ada 16,3 persen atau 16 TPS dari 221 TPS ditemukan adanya indikasi praktik politik uang yang mewarnai hari H," Koordinator Relawan Pemantau LSKP, Andi Rahmat Hidayat dalam rilisnya, Senin (22/04/2019).

Baca: Masih Belum Puas, Persib Bakal Rekrut Srdjan Ajkovic Rekan Setim Srdan Lopicic! Lihat Aksi Videonya

Baca: Madjid Sallatu Bahas Money Politik, Binatang Ekonomi dan Amburadul Demokrasi

LSKP mengidentifikasi beberapa model praktik politik uang yang kemungkinan mempengaruhi pilihan pemilih. Antara lain, penyewaan transportasi pemilih yang akan pulang mencoblos.

Selain itu, LSKP juga menemukan beberapa kasus berdasarkan informasi pemilih bahwa mereka mendapatkan serangan fajar dalam bentuk pemberian sembako menjelang hari H.

"Data ini menunjukkan bahwa politik uang masih menjadi metode yang banyak dilakukan dalam mendulang suara yang dilakukan di Pemilu 2019," ujarnya.

Terkait dengan temuan praktik politik uang dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini, LSKP mengeluarkan beberapa rekomendasi.

1. Perbaiki Sistem Pendataan

Pertama meminta penyelenggara dalam hal ini KPU memperbaiki sistem pendataan penduduk dan aplikasi Simantap lebih baik.

Dengan keberadaan sistem pendataan yang baik, bakal mengurangi kemungkinan hilangnya hak pilih warga karena kesalahan data.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved