Hudli Huduri: Bunga Acuan BI Besar Kemungkinan Turun

Tahun lalu, BI menaikkan suku bunga hingga 175 basis poin (bps). Detailnya, suku bunga acuan tercatat tujuh kali naik

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suku bunga Bank Indonesia (BI), BI 7-Day Reverse Repo Rate diperkirakan lebih stabil di 2019 ini.

Tahun lalu, BI menaikkan suku bunga hingga 175 basis poin (bps). Detailnya, suku bunga acuan tercatat tujuh kali naik, dan kini berada di angka 6 persen.

Tahun ini, banyak pihak memprediksi kebijakan suku bunga acuan The Fed tidak akan se-agresif tahun lalu. BI siap mereview kebijakan moneternya di Rabu-Kamis (24-25/4/2019).

Regional Manager PT Panin Bank Kawasan Timur Indonesia (KTI), Andi Hudli Huduri mengatakan kebijakan BI untuk tetap mempertahankan atau menurunkan suku bunga acuannya sangat tergantung pada kondisi transaksi berjalan.

"Kami pikir ini sifatnya temporer melihat setahun belakangan ini tensi politik cukup tinggi," katanya yang dihubungi, Senin (22/4/2019).

"Saya yakin setelah Pilpres (Pemilihan Presiden dan Legislatif) dan telah ditetapkan presiden terpilih nantinya, semua akan lebih baik," jelas Hudli menambahkan.

Selain itu, lanjut Hudli, BI pun menunggu Current Account Defisit (CAD) atau defisit transaksi berjalan bisa membaik atau tidak.

"Kalau semester satu membaik, kemungkinan bisa terjadi penurunan suku bunga acuan BI paruh kedua tahun ini. Namun saya melihat akan turun," ujarnya.

Berbicara presiden terpilih, Penasehat Perbanas Sulsel itu berharap presiden terpilih mampu menjaga stabilitas perekonomian di Indonesia secara nasional.

"Karena sangat mempengaruhi industri perbankan apabila terjaga dengan baik.
Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga stabilitas keamanan. Kita ingin terus kondusif," ujarnya.

Ini beralasan, mengingat stabilitas politik, ekonomi, moneter dan kebijakan dapat berkesinambungan dan bersinergi untuk memperkuat ekonomi nasional.

"Bukan berarti sebelumnya kurang stabil. Sekarang sudah cukup stabil, dan diharapkan bisa dipertahankan dan bahkan ditingkatkan," katanya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved