7 Fakta Ketua KPPS Ditembak di Rumahnya, Pelaku Panik Saat Hendak Ambil Barang Ini Tapi Diteriaki

7 Fakta Ketua KPPS Ditembak di Rumahnya, Pelaku Panik Saat Hendak Ambil Barang Ini Tapi Diteriaki

KOMPAS
Ilustrasi tembak 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Lampung Utara menjadi korban penembakan.

Korban penembakan bernama Ahmad Safari masih terbaring di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Sabtu (20/4/2019).

Ahmad Safari masih enggan menemui wartawan karena tak ingin kasus penembakan dirinya dikaitkan dengan politik.

Hal itu lantaran, korban merupakan ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 yang berlangsung pada 17 April 2019 silam.

Ahmad Safari menjadi korban perampok sadis yang menyatroni rumahnya pada Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 03.45 WIB.

Ditemui di RSUAM, istri korban, Siwi Rahayu mengungkapkan bahwa suaminya masih dirawat.

Ia pun enggan mengizinkan wartawan menemui suaminya.

Baca: Kondisi Tubuh Memburuk, Anggota KPPS Lembang Majene Dilarikan ke Puskesmas

Baca: Empat Anggota KPPS Meninggal di Sulsel, 34 Sakit, Satu Keguguran di Bone

Baca: Begini Suka-duka Anggota KPPS di TPS 002 Kelurahan Benteng Selayar

"Bapaknya masih kesakitan, nggak bisa diajak ngobrol. Itu lagi ada mamasnya (membesuk)," katanya sambil masuk ke ruangan tempat Ahmad Safari dirawat.

Seorang kerabat korban mengatakan, korban masih belum ingin diwawancara lantaran status korban sebagai Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Isorejo.

Mereka khawatir peristiwa tersebut justru dikaitkan dengan politik.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved