18.894 Hektar Hutan Lindung di Sinjai, Sebagian Sudah Rusak

Sebanyak 18.894 hektar hutan di Kabupaten Sinjai masuk hutan lindung. Sebagian sudah tidak utuh karena dirambah masyarakat di Sinjai.

18.894 Hektar Hutan Lindung di Sinjai, Sebagian Sudah Rusak
Samsul Bahri
Petugas Kantor Pos Resor Pengamanan Hutan RPH 1, Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Jenneberang III Sinjai di Sinjai, Senin (22/4/2019). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Sebanyak 18.894 hektar hutan di Kabupaten Sinjai masuk hutan lindung.

Sebagian sudah tidak utuh karena dirambah masyarakat di Sinjai.

Lahan tersebut terdapat di Sinjai Selatan, Tellulimpoe, Sinjai Tengah, Sinjai Barat dan Sinjai Borong.

"Total hutan kita di Sinjai sebanyak 18.894 hektar, sebagian sudah ada yang rusak karena dirambah oknum warga," kata Petugas Kantor Pos Resor Pengamanan Hutan (RPH) 1, Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Jenneberang III Sinjai, Tahmil, Senin (22/4/2019).

Sedang hutan negara banyak rusak berada di Desa Kalobba, Desa Samaturue Kecamatan Tellulimpoe.

Selain itu, ada beberapa titik di kecamatan lainnya namun jumlahnya tidak terlalu luas. 

Hanya Tahmil tidak merinci jumlah luas hutan negara yang telah dirusak oknum warga. 

Sementara oknum warga perambah hutan rata-rata memiliki tokoh dibelakangnya.

Termasuk tokoh politik yang memiliki kepentingan di momen pemilu. 

Atas kondisi itu, aparat kepolisian kehutanan di Sinjai bekerja keras mengatasinya dengan cara memberi pemahaman kepada warga. 

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved