Sempat Terhenti, Pembangunan 1500 Huntap Korban Gempa Palu Dilanjutkan

Kedatangan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, bersama Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, di Kota Palu, Jumat (19/4/2019)

Sempat Terhenti, Pembangunan 1500 Huntap Korban Gempa Palu Dilanjutkan
Muhakir Tamrin/tribunpalu.com
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo bersama Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, saat meninjau lokasi pembangunan huntap di Kelurahan Tondo, Jumat (19/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pembangunan hunian tetap (huntap) di lahan hak guna usaha (HGU) di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, sempat terhenti.

Hak itu disebabkan masalah hak guna lahan antara pemilik HGU dan pemerintah.

Kedatangan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, bersama Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, di Kota Palu, Jumat (19/4/2019) menjadi titik terang.

Kedatangan keduanya, memastikan bahwa masalah kepemilikan atau hak guna lahan sudah selesai.

"Sekarang yang penting kita mempercepat pembangunan hunian tetap," ujar Kepala BNPB Doni Monardo, saat mengunjungi lokasi pembangunan huntap di Kelurahan Tondo.

Pada kunjungan itu juga keduanya memastikan proses pembangunan huntap yang sempat terhenti agar segera dieksekusi pembangunannya.

Sebelumnya, pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Kota Palu itu direncanakan dimulai tanggal 4 Maret 2019 lalu.

Tetapi hal itu dihentikan karena masalah hak guna lahan.

Pembangunan huntap di Kelurahan Tondo itu direncanakan sebanyak 1.000 sampai 1.500 unit, dengan estimasi pengerjaan 6 sampai 9 bulan.

Pembangunan huntap itu merupakan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

Halaman
12
Penulis: Muhakir
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved