Suara Jokowi Anjlok di Sulawesi padahal Didukung JK, Gubernur & Bupati/Walikota, inikah Penyebabnya?

Suara Jokowi Anjlok di Sulawesi padahal Didukung JK, Gubernur & Bupati/Walikota, inikah Penyebabnya?

Suara Jokowi Anjlok di Sulawesi padahal Didukung JK, Gubernur & Bupati/Walikota, inikah Penyebabnya?
tribun timur
Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi diarak menggunakan becak menuju titik kampanye di Makassar, Kamis (28/3/2019). 

Suara Jokowi Anjlok di Sulawesi padahal Didukung Jusuf Kalla (JK), Gubernur & Bupati/Walikota, inikah Penyebabnya?

TRIBUN-TIMUR.COM - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin keok dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk Pulau Sulawesi dalam Pilpres 2019.

Data yang diperoleh Litbang Kompas, Kamis (18/4/2019) pukul 14:26 WIB menunjukkan Prabowo-Sandi meriah 51,90 persen dukungan.

Sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya dapat 48,10 persen.

Hal ini berdasarkan data masuk telah mencapai 99,5 persen ke pusat data Litbang Kompas, Kamis (18/4/2019) pukul 14:26:47 WIB.

Di Sulawesi, dukungan terhadap Jokowi mengalami penurunan yang signifikan dibanding Pilpres 2014 lalu.

Saat berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) di 2014, Jokowi bisa meraih 62,33 persen, dan mengalahkan Prabowo yang saat itu bersanding dengan Hatta Rajasa 37,67 persen.

Dukungan Jusuf Kalla, yang juga wakil presiden Jokowi, di periode pertama tidak banyak berarti di mata para pemilih.

Begitupun dengan dukungan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Walikota Makassar Danny Pomanto dan ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid.

Menanggapi hal ini, ketua Tim Kampanya Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf, Syamsul Bachri menyebut, kekalahan Jokowi-Amin, di Sulawesi Selatan, lantaran kabar hoaks mengenai dirinya beredar pesat di Sulawesi Selatan.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved