Pengacara Hamzah Mamba Sebut Sidang Korporasi Abu Tours Seperti Temu Kangen

"Menurut saya seharusnya kabul karenna perkara ini sudah diputus dalam perkara terdahulu untuk empat terdakwa," tuturnya.

Pengacara Hamzah Mamba Sebut Sidang Korporasi Abu Tours Seperti Temu Kangen
HANDOVER
Pengacara Terdakwa Hendro 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang yang menyeret Korporasi PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Makassar.

Abu Tours diketahui nama perusahaan biro perjalanan haji dan umrah dan travel turut menjadi terdakwa dalam kasus penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jamaah umrah.

Baca: Bawaslu Enrekang Imbau Panwascam Lakukan Pengawasan Ketat di Rekap Kecamatan

Sidang lanjutan perkara tersebut akan dilanjutkan pada Rabu depan dengan agenda pembacaan putusan sela yang dibacakan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar.

"Rabu depan putusan sela apakah eksepsi kita dikabulkan atau tidak," kata Kuasa Hukum terdakwa kepada Tribun, Kamis (18/4/2019).

Baca: Jokowi Menang Sesuai Lembaga Survei, Bagaimana Kabar Kenaikan Gaji PNS 2019?, Ini Kata Sri Mulyani

Hendro berharap majelis hakim yang menyidangka perkara ini yakni Denny Lumban Tobing selaku hakim ketua dan dua hakim anggota lainnya, menerima eksepsi terdakwa.

"Menurut saya seharusnya kabul karenna perkara ini sudah diputus dalam perkara terdahulu untuk empat terdakwa," tuturnya.

Sebelumnya, empat terdakwa yakni Direktur PT Abu Tours, Hamzah Mamba, Istrinya Nursyariah Mansyur dan dua karyawanya Haeruddin dan Muh Kasim.

Baca: Tolak Putusan Mati, Dua Pelaku Pembakar Satu Keluarga di Makassar Ajukan Banding

Hendro menyebut bahwa sidang perkara korporasi tersebut  seperti reunian Hakim dan Jaksa dan terdakwa

"Sidang yang sekarang Ini kayak sidang temu kangen, hakimnya sama, jaksanya sama, terdakwa sama dan lawyer ya juga sama," kata Hendro.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved