VIDEO: Deklarasi Golput, Mahasiswa Majene Diseret Polisi

Demonstrasi ini berujung ricuh. Saat mahasiswa membentuk simpul dan hendak membakar keranda, polisi lalu mencegat aksi tersebut.

Selain itu, peserta pemilu saat ini dianggap tidak beretika. Banyak yang menggunakan bahasa tidak bermoral untuk menarik perhatian pemilih.

"Salah satunya, cobloska kalau mauki enak, tusukka kalau mau ki enak," katanya.

Ia menilai, harusnya bahasa seperti itu tidak digunakan untuk kampanye. Tapi yang mesti dilakukan yakni menuntaskan seluruh kasus kekerasan terhadap perempuan. (Tribun Majene.com)

Laporan wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved