Pantau Sindikat Narkoba di Momen Pilpres, Polda Sulsel Pilih 11 "Polisi Jago"

Tim Senyap ini juga miliki ahli bidang Informasi Teknologi (IT) untuk memantau lalulintas informasi.

Pantau Sindikat Narkoba di Momen Pilpres, Polda Sulsel Pilih 11
Darul Amri/Tribun Timur
Diresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ditresnarkoba Polda Sulsel membentuk Tim Senyap, untuk antisipasi pergerakan sindikat narkotika selama Pilpres 2019.

Kata Diresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, Tim Senyap bentukan ini beranggotakan 11 personil terpilih, untuk memantau pergerakan sindikat narkotika.

Baca: HIMAPBI UMI Adakan Lomba Cipta Baca Puisi & Karya Tulis Ilmiah

"Hal ini untuk menekan sindikat narkoba, karena momen Pilpres dan Pileg ini bisa jadi ada yang manfaatkan," kata Kombes Hermawan, Senin (15/4/2019) petang.

Kita tahu, sepanjang 2019. Ditresnarkoba Polda dan jajarannya, sudah mengungkap barang bukti narkotika jenis sabu seberat 10,5 Kilogram (Kg) pertanggal 30 Maret.

Baca: KPU Sulsel Luncurkan Pelayanan Informasi dan Pengaduan via Whatsapp, Rekapitulasi Bisa Dilaporkan

Lalu, pada 12 April lalu tim Resmob Polda Sulsel mengungkap barang bukti narkoba jenis sabu 500 gram, dari Kota Pekanbaru, dan transit Surabaya, menuju Makassar.

Kemudian, pada tanggal 13 April sehari setelah 500 gram. Jajaran Ditresnarkoba Polda Sulsel kembali mengungkap kurang lebih 2Kg sabu di wilayah Polres Pinrang.

Baca: Diguyur Hujan, Warga dan KPPS di Kulinjang Enrekang Gotong Royong Dirikan TPS

Untuk itu, Kombes Pol Hermawan kembali menekankan dengan terbentuk Tim Senyap dalam antisipasi sindikat narkoba selama Pilpres 2019, 11 personel dipersenjatai.

"Betul, kami (Polda) telah membentuk tim khusus untuk mengantisipasi pergerakan jaringan narkoba selama Pemilu. Semua anggota dipersenjatai," ujar Hermawan.

Baca: Politisi Gerindra Jeneponto Minta Bawaslu Usut Pembagian Baju Saat Masa Tenang

Lanjut Hermawan, selain mempersenjatai 11 personil tersebut. Tim Senyap ini juga miliki ahli bidang Informasi Teknologi (IT) untuk memantau lalulintas informasi.

"Semua dipersenjatai, termaksud juga ada bidang IT didalam. Hal ini agar kami bisa memantau informasi, K9 (polisi Satwa) ini juga dilibatkan," tambah Hermawan.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

 Baca: Belum Ditemukan, Ini Identitas Penumpang Kapal Dikabarkan Terjatuh di Perairan Makassar

Baca: Jokowi Posting Foto Keluarga di Kakbah, Prabowo Foto Ucapan Ultah ke Mantan Istri Titiek Soeharto

Baca: Pilpres 2019 Sisa 2 Hari, Kamu Sudah Dapat C6? Jika Belum Hubungi KPPS & Bawa Ini ke TPS

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved