Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Masuk Masa Tenang Pilpres 2019, Berikut Aturan-Aturan Yang Harus di Patuhi

Tentunya, masa tenang ini ada beberapa aturan yang harus dipatuhi hingga pada hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

TRIBUNWIKI: Masuk Masa Tenang Pilpres 2019, Berikut Aturan-Aturan Yang Harus di Patuhi
HANDOVER
Panwascam Maros Baru, membongkar paksa APK Caleg 'Nakal' saat masa tenang jelang Pemilu. 

d. memilih calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota tertentu; dan/atau

e. memilih calon anggota DPD tertentu

Pengaturan tidak hanya diberlakukan kepada peserta pemilu, tetapi juga media massa.

Pada Pasal 287 ayat 5 disebutkan:

"Media massa cetak, media daring, media sosial dan lembaga penyiaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) selama masa tenang dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu atau bentuk lainnya yang mengarah pada kepentingan kampanye pemilu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu".

Selama masa tenang, UU Pemilu mengatur supaya lembaga survei tidak mengumumkan hasil survei atau jajak pendapat.

Hal ini disebutkan di Pasal 449 ayat 2 UU Pemilu.

"Pengumuman hasil survei atau jajak pendapat tentang Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang dilakukan pada masa tenang".

Adapun, apabila terdapat seseorang yang mengumumkan hasil survei atau jajak pendapat tentang Pemilu pada masa tenang, maka dapat dijatuhkan sanksi sesuai Pasal 509 UU Pemilu.

"Setiap orang yang mengumumkan hasil survei atau jejak pendapat tentang Pemilu dalam masa tenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved