KPU Bulukumba Siapkan 8 TPS di Dalam Kawasan Adat Kajang

Akses jalan menuju Desa Tanah Towa sudah sangat layak, hanya saja, kendaraan tak izinkan untuk memasuki wilayah kawasan adat.

KPU Bulukumba Siapkan 8 TPS di Dalam Kawasan Adat Kajang
Humas Pemkab Bulukumba
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali (mengenakan sepatu) dan rombongan, saat berjalan memasuki kawasan Adat Kajang, di Kecamatan Kajang, beberapa waktu lalu. 

Olehnya, logistik ini bakal diangkut menggunakan tenaga manusia dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 kilometer.

"Kalau TPS-nya sama dengan yang lainnya. Hanya saja, pendistribusian logistik ini yang tidak lazim, karena menggunakan tenaga manusia. Bahkan berdasarkan laporan KPPS, dipayungi saja tidak boleh," katanya.

Kendala lainnya, lanjut Wawan, yakni dalam proses perhitungan suara. Tidak adanya penerangan dalam kawasan adat disebut menjadi masalah.

Pasalnya, berkaca pada pemilu sebelumnya, perhitungan suara di kawasan adat terkadang berlangsung hingga malam.

"Kita juga sudah koordinasikan hal ini ke KPU Provinsi. Dan hasilnya, jika kemungkinan dilakukan perhitungan surat suara hingga malam, kita akan pindahkan prosesnya keluar kawasan adat yang lebih memungkinkan," tambahnya.

Selain itu, Wawan juga membeberkan perbedaan lainnya, yakni dalam proses distribusi C6 atau surat undangan pemilih.

Dalam proses distribusi ini, pihak KPPS diwajibkan berkomunikasi melalui lisan, untuk menjelaskan waktu pelaksanaan pemilihan umum tersebut.

Sekadar diketahui, pada Pemiihan Gubernur 2018 lalu, jumlah partisipasi pemilih di Desa Tanah Towa, tepatnya di TPS 1 Balagana, mencapai 99,54 persen.

Dari 432 jumlah DPT di TPS tersebut, hanya dua orang yang tak menyalurkan hak pilihnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved