Direktur LBH Makassar: Hukuman Mati Tak Memberi Efek Jera Pelaku Pidana

Kedua warga asal Makassar itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembakaran yang menewaskan enam warga di Kelurahan Panampu.

Direktur LBH Makassar: Hukuman Mati Tak Memberi Efek Jera Pelaku Pidana
Handover
Direktur LBH Makassar Haswandi Andi Mas (kanan), didampingi korban Amdi Takbir (30) (kirisaat ditemui di kantor LBH Jl Pelita Raya, Makassar 

"Sebagai contoh, vonis mati terhadap bandar besar pengedaran narkotika, namun nyatanya masih banyak yang menjadi pelaku," ujarnya

"Bahkan dalam kasus terpidana mati Amir alias ACO setelah divonis mati, ternyata masih mengulangi perbuatannya sehingga pengadilan hanya dapat memberikan vonis nihil," lanjutnya.

Baca: Intai Pelaku Konflik Pemilu, Polda Sulsel Turunkan Satu Pleton Brimob ke Maros

Kata dia dalam teori tujuan pemidanaan hukuman mati adalah pembalasan. Teori yang sebenarnya sudah usang dan sejak lama telah ditinggalkan oleh banyak negara.

Sekedar diketahui, selain tiga terdakwa yang telah divonis mati. Masih ada beberapa warga di Sulsel juga dijatuhi dengang hukuman yang sama.

Berdasarkan hasil data yang dihimpun Tribun pada 2017 dua tahuj lalu. Seorang warga Luwu, Sulawesi Selatan, Ikbal alias Bala (33), divonis mati oleh Hakim Mahkamah Agung.

Baca: Masa Tenang Pemilu 2019, Ini Aktifitas Andre Prasetyo Tanta dan Nasran Mone

MA menguat putusan Pengadilan Negeri Malili dan membatalkan putusan Pengadilan Tinggi yang menvonis seumur hidup.

Iqbal divonis mati  karena terbukti melakukan pembunuhan berencana dan penganiyaan berat terhadap 23 wanita di Luwu Timur. Bahkan, dari puluhan wanita yang ditusuk alat vitalnya, seorang di antaranya tewas menggenaskan.

Lalu, pada tahun 2015 vonis mati dialami oleh Dawang, warga asal Marawi, Tiroang, Kabupaten Pinrang. Ia dijatuhi hukuman mati atas kepemilikan sabu seberat 6,8 kilogram di tingkat pengajuan kasasi.

Dawang yang dikenal sebagai Raja  Laut ditangkap   bersama istrinya H Maemunah alias H Muna. Untuk istrinya divonis dengan hukuman penjara selama 20 tahun kurungan.

Selanjutnya, di 2016. Pegadilan Negeri Parepare men vonis mati  Hartono atas kepemilikan narkoba sebanyak 10 kg.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved