Aliansi Perdamaian Makassar Seruhkan Pemilu Damai, Tanpa Hoaks

Kampanye diikuti hampir sekitar 30 peserta terdiri dari 18 organisasi yang bergerak pada isu-isu perdamaian, anti kekerasan, dan social justice.

Aliansi Perdamaian Makassar Seruhkan Pemilu Damai, Tanpa Hoaks
KPU Takalar
jenis warna kertas suara pemilu 2019 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pemilihan Umum 17 April 2019 tinggal menghitung hari.

Aliansi Perdamaian Makassar menggelar kampanye pemilu damai di kawasan Car Free Day (CFD) Pantai Losari, Minggu, ( 14/4/2019).

Kegiatan ini mengsung tema "Politik dari Kita, Damai untuk Kita" menyeruhkan budaya kampanye sehat tanpa hoax, isu sara, dan diskriminasi.

Baca: 5 Fakta Terbaru Pelaku Mutilasi Budi Hartanto Guru Honorer Kediri, Tersangka Menjerit Tengah Malam

Kampanye diikuti hampir sekitar 30 peserta terdiri dari 18 organisasi yang bergerak pada isu-isu perdamaian, anti kekerasan, dan social justice.

Seperti Kita Bhinneka Tunggal Ika, Masagena Center, Duta Damai Sulsel, Aliansi Remaja Independen Sulsel, Sobat Lemina, Kolaborasi ID, Ikasa Regional Makassar, Mahabbah Institute for Peace and Goodness.

Komunitas Bela Indonesia wilayah Sulsel, Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat Sulsel, Aksi Indonesia Muda, Peacegen Chapt. Makassar, GUSDURian Makassar.

Baca: TRIBUNWIKI: Masuk Masa Tenang Pilpres 2019, Berikut Aturan-Aturan Yang Harus di Patuhi

Serta Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan, Hoaxbuster Makassar, Peace Institute South Sulawesi, Jalin Harmoni, dan Forum Mahasiswa Pelopor Perdamaian Sulsel.

Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDik) Sulsel Abd Rahman mengatakan, aksi kolektif ini dimaksudkan untuk menciptakan narasi-narasi perdamaian, anti hoax, anti isu Sara, dan anti diskriminasi agar tercipta budaya pemilu yang jurdil serta suasana demokrasi yang sehat.

Baca: 3 Kemungkinan Penyebab Facebook, Instagram dan WhatsApp Down Hari ini, Netter Beralih ke Twitter

"Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga pukul 10.00. Ada pun kegiatannya antara lain penandatanganan petisi oleh warga masyarakat yang menyerukan terciptanya budaya pesta demokrasi yang damai, akustik performance oleh MIPG, games oleh KITA Bhinneka Tunggal Ika dan MIPG, dongeng dari Kelas Inspirasi Makassar yang dibawakan oleh Kak Manggazali," kata Gusdur sapaan akrab Direktut Perdik Sulsel.(*)

Silakan Subscribe Youtube Resmi Tribun Timur untuk news update:

Baca: Tagar Terima Kasih Istriku Trending Saat Ini, Kenapa Foto Iriana Jokowi yang Ramai? Gus Nadir Ikutan

Baca: Pantasan Jokowi Berani Tanya Prabowo e-Sport Mobile Legends, Kaesang Bocorkan Rangking MMR DOTA 2

Baca: Live Streaming Liverpool vs Chelsea Pukul 22.30 WIB Malam Ini di RCTI, Prediksi Skor & Pemain

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved