Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Arema FC Jadi Juara Piala Presiden 2019, Yuk Simak Sejarahnya

Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987. Arema mempunyai julukan "Singo Edan".

TRIBUNWIKI: Arema FC Jadi Juara Piala Presiden 2019, Yuk Simak Sejarahnya
PSSI.ORG
Arema FC tampil sebagai juara Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 di final leg II, Jumat (12/4/2019). 

Arema Football Club (Persatuan Sepak Bola Arema, nama resminya) lahir pada 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang.

Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi Arek Malang.

Stadion Gajayana – home base klub pemerintah itu – selalu disesaki penonton.

Di mana posisi Arema waktu itu? Yang pasti, klub itu belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.

Adalah Acub Zaenal mantan Gubernur Irian Jaya ke-3 dan mantan pengurus PSSI periode 80-an yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama di kota Malang setelah sebelumnya membangun klub Perkesa 78 bersama Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.

Berkat hubungan baik antara Dirk dengan wartawan olahraga di Malang, khususnya sepak bola, maka SIWO PWI Malang mengadakan seminar sehari untuk melihat "Sudah saatnyakah Kota Malang memiliki klub Galatama?" Drs Heruyogi sebagai Ketua SIWO dan Drs Bambang Bes (Sekretaris SIWO) menggelar seminar itu di Balai Wartawan Jl Raya Langsep, Kota Malang dengan tema "Klub Galatama dan Kota Malang", dengan nara sumber antara lain; Bapak Acub Zainal (Administratur Galatama), dari Pengda PSSI Jatim, Komda PSSI Kota Malang, dan Dr Ubud Salim, MA.

Acara itu dibuka oleh Bapak Wali kota Tom Uripan (Alm). Hasil atau rekomendasi yang didapatkan dari seminar yaitu: Kota Malang dinilai sudah layak memiliki sebuah klub Galatana yang professional.

Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek dengan Armada 86-nya.

Nama Arema awalnya adalah Aremada, yaitu gabungan dari Armada dan Arema.

Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema`86. Sayang, upaya Derek untuk mempertahankan klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.

Dari sinilah, Acub Zaenal lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya tetap survive.

Setelah diambil alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akta notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58.

Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus.

Dari pendirian bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. Agustus itu identik dengan Zodiac Leo atau Singo (sesuai dengan horoscop).

Perjalanan Arema di Galatama

Di awal keikutsertaan Arema di Kompetisi Galatama, gerilya mencari pemain dilakukan satu bulan sebelum Arema resmi didirikan.

Pemain-pemain seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi dan Yohanes Geohera (Mitra Surabaya), sampai kiper Dony Latuperisa yang kala itu tengah menjalani skorsing PSSI karena kasus suap, direkrut.

Pelatih sekualitas Sinyo Aliandoe, juga bergabung.

Hanya saja, masih ada kendala yakni menyangkut mess pemain.

Beruntung, Bandar Udara Abdul Rachman Saleh mau membantu dan menyediakan barak prajurit Paskhas TNI AU untuk tempat penampungan pemain.

Selain barak, lapangan Pagas Abdurrahma Saleh, juga dijadikan tempat berlatih. Praktis Maryanto dan kawan-kawan ditampung di barak. TNI-AU memberikan andil yang besar pada Arema.

Sempat ada kendala, yakni masalah dana, masalah utama yang kelak terus membelit Arema. Sepulang dari Jakarta, Acub Zaenal sepakat menjadi penyandang dana.

Prestasi Arema bisa dibilang seperti pasang surut, walaupun tak pernah menghuni papan bawah klasemen, hampir setiap musim kompetisi Galatama, Arema F.C. tak pernah konstan di jajaran papan atas klasemen.

Namun demikian pada tahun 1992 Arema berhasil menjadi juara Galatama.

Dengan modal pemain-pemain handal seperti Aji Santoso, Mecky Tata, Singgih Pitono, Jamrawi dan eks pelatih PSSI M Basri, Arema mampu mewujudkan mimpi masyarakat kota Malang menjadi juara kompetisi elit di Indonesia.

Perjalanan Arema di Ligina

Sejak mengikuti Liga Indonesia, Arema tercatat sudah tujuh kali masuk putaran kedua.

Sekali ke babak 12 besar (1996/1997) dan enam kali masuk 8 besar (1999/2000, 2001, 2002, 2005, 2006 dan 2007).

Walaupun berprestasi lumayan, Arema tidak pernah lepas dari masalah dana.

Hampir setiap musim kompetisi masalah ini selalu menghantui sehingga tak heran hampir setiap musim manajemen klub selalu berganti.

Pada tahun 2003, Arema mengalami kesulitan keuangan parah yang berpengaruh pada prestasi tim.

Hal tersebut yang kemudian membuat pengelolaan Arema diserahkan ke Bentoel (PT Bentoel Internasional Tbk) pada pertengahan musim kompetisi 2003, meskipun pada akhirnya Arema terdegradasi ke Divisi I.

Sejak kepemilikan Arema dipegang oleh Bentoel, prestasi Arema semakin meningkat; menjuarai Divisi 1 pada 2004, juara Copa Indonesia pada 2005 dan 2006, serta juara Piala Soeratin LRN U-18 pada 2007.

Pada tahun 2006 dan 2007 Arema dan Benny Dollo mendapatkan penghargaan dari Tabloid Bola sebagai tim terbaik dan Pelatih terbaik.

Perjalanan Arema di ISL

Pada Kompetisi Liga Super Indonesia ke-1 2008-2009 Arema berada di urutan ke-10.

Dua bulan Setelah kompetisi usai, tepatnya 3 Agustus 2009 di Hotel Santika Malang pemilik klub Arema, PT Bentoel Investama, Tbk melepas Arema ke kumpulan orang-orang peduli terhadap Arema (konsorsium).

Pelepasan Arema ini adalah dampak dari penjualan saham mayoritas Bentoel ke British American Tobacco.

Sebelumnya ada wacana untuk menggabungkan Arema dengan Persema Malang menjadi satu, namun wacana tersebut ditolak oleh Aremania.

Pada musim kompetisi 2009/2010,Arema yang ditukangi oleh Robert Rene Alberts berhasil meraih gelar Juara Liga Super Indonesia dan Runner-up Piala Indonesia.

Data Club
Arema Football Club
Nama lengkap: Arema Football Club
Julukan: Singo Edan
BerdirI: 11 Agustus 1987
Stadion: Stadion Kanjuruhan
(Kapasitas: 40.000)
Pemilik: Nirwan Bakrie
Manajer: Bendera Indonesia Ruddy Widodo
Pelatih: Bendera Bosnia dan Herzegovina Milomir Šešlija
Asisten Pelatih: Siswantoro dan Kuncoro
Kelompok suporter: Aremania

Pengelola:
Lucky Acub Zaenal (1987 - 2003)
Lucky Acub Zaenal/H.M Mislan (1995 - 1996)
PT Bentoel Investama, Tbk (2003 - 2009)
PT. Arema Indonesia (2009 - 2011)
IPL: Grup Ancora (2011 - 2013)
ISL: PT. Arema Indonesia (2011 - 2015)
PT. Arema Aremania Bersatu Bersaudara Indonesia (2015 - sekarang)
Nama:
Arema sempat beberapa kali berganti nama:
PS Arema Malang (1987 - 1995)
PS Arema Bentoel (1995 - 2009)
Arema Indonesia FC (2009 - 2013)
Arema Cronus FC (2013 - 2016)
Arema FC (2017 - Sekarang)

Prestasi:
Liga Nasional, Galatama Juara (1): 1993
Indonesia Super League Juara (1) : 2010, Runner-Up (2) : 2011, 2013
Divisi Satu Liga Indonesia, Juara (1) : 2004
Piala Nasional, Piala Galatama, Runner-Up (1) : 1992
Piala Indonesia, Juara (2) : 2005, 2006, Runner-Up (1) : 2010
Turnamen Nasional, Piala Gubernur Jatim Juara (1): 2013, Runner-Up (1): 2008
Trofeo Persija, Juara (2): 2013, 2015,
SCM Cup 2015 Juara (1): 2015
Piala Menpora Juara (1): 2013
Soeratin Cup U-18 Juara (1): 2007
Inter Island Cup Juara (1): 2014
Bali Island Cup Juara (2) : 2015, 2016
Piala Bhayangkara Juara (2) : 2016, 2017
Torabika Soccer Championship (ISC A) Runner-Up (1): 2016
Piala Presiden Juara "'(1)"' : 2017
Gojek Traveloka Liga 1, Peringkat 9: 2017
Gojek Liga 1 2018, Peringkat 6 : 2018

Rekor Kemenangan-Kekalahan Terbesar
Menang:
(Tandang) 05-09-2014 Persijap FC (8-0)
(Kandang) 19-06-2011 Bontang FC (8-0)
(Tandang) 02-10-2010 Bontang FC (5-0)
Kalah:
(Kandang) 28-02-2009 Persipura (0-5)
(Tandang) 26-01-2003 Persipura (0-6)
(Tandang) 07-03-2011 Persipura (1-6)

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved