IMB Sebut Cuma 98 Persen Warga Sulsel Tahu Pemilu 2019 Digelar April

Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Idris Manggabarani (IMB), mengatakan, 98 persen masyarakat Sulsel mengetahui ada Pemilu 2019.

IMB Sebut Cuma 98 Persen Warga Sulsel Tahu Pemilu 2019 Digelar April
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Andi Muhammad Idris Manggabarani (IMB) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Idris Manggabarani (IMB), mengatakan, 98 persen masyarakat Sulsel mengetahui ada Pemilu 2019.

"98 persen tahu kalau ada Pileg dan Pilpres tapi waktunya ada yang nda tahu. Kacaukan," katanya di Hotel Four Points by Sheraton, Jl Andi Djamma, Kota Makassar, Jumat (12/4/2019) kemarin.

Calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu pun berharap KPU Sulsel dan jajarannya lebih memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk sosialisasi. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya.

Baca: Kecelakaan di Jalan Teuku Umar Makassar, Seorang Pelajar Tewas

Baca: BREAKING NEWS: Seorang Penumpang Kapal Dikabarkan Tenggelam di Perairan Makassar

Baca: Basarnas Palu Siaga Gempa Banggai Kepulauan, Siapkan Alat Ekstrikasi

"Harapan saya KPU lebih kencang sosialisasi dilapangan, Saya melihat kalau dielektronik kencang sekali. Mungkin mulai lagi kencang dilapangan," katanya.

Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) digelar pada 17 April 2019. Namun diluar negeri, masyarakat Indonesia sudah menentukan pilihannya sejak 8 April kemarin.

"IMB berupaya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi 2019, caranya mengajak dan menghimbau kepada seluruh kader-kader Gerindra Sulsel lebih aktif menyampaikan ke masyarakat," jelasnya.

Tujuannya apa? Kata IMB, agar partisipasi pemilih meningkat. Karena sangat disayangkan jika rakyat punya kesempatan menyalurkan hak pilihnya lantas terhambat soal macam-macam kondisi. Bisa juga dari penyelenggara.

"Apa itu, kesulitan mengetahui dimana TPS mereka memilih. Kedua, soal pemberitahuan memilih. Ketiga, data orang kadangkala hanya bermodalkan KTP. Dia lantas tidak tahu bahwa dia bisa memilih biar cuma pake KTP. Makanya sosialisasi harus dikencangkan," katanya

"Selain itu, kami dari Partai Gerindra Sulsel turun bukan hanya soal berupaya maksimal untuk mendapatkan suara, tapi juga mengajarkan bagaimana cara mencoblos benar. Tujuannya agar suara mereka tidak batal gara-gara tidak tahu cara mencoblos yang benar," tambah IMB.

Laporan wartawan tribuntimur.com/ abdul-azis-alimuddin

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

11

A

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved