VIDEO Penjelasan Polisi Soal Perempuan Dibunuh di Wisma Benhil, Polisi: Ada 27 Tusukan

Penyidik Polsek Panakkukang pastikan, mayat perempuan di kamar Wisma Benhil Toddopuli adalah korban pembunuhan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polsek Panakkukang pastikan, mayat perempuan di kamar Wisma Benhil Toddopuli adalah korban pembunuhan.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, mayat korban ditemukan sekitar pukul 15.50 Wita dalam kondisi berlumuran darah disekujur tubuh.

Baca: VIDEO: Ada 27 Tusukan Pada Tubuh Mayat Perempuan di Wisma Benhil Toddopuli Makassar

Baca: 7 Fakta Kasus Penemuan Mayat Wanita dengan 27 Tusukan di Wisma Benhil Panakkukang, Ada Kondom

"Ini kasus pembunuhan, identitas korban belum diketahui identitaskan. Ada sekitar 27 luka," ungkap Ananda di hotel Benhil, Kamis (11/4/2019), sekitar 20.30 Wita.

Ada 27 tusukan pada tubuh korban, seperti 5 tusukan leher kiri, 7 leher kanan, 1 perut kiri, 2 leher belakang, 9 punggung, 1 disela jari kiri, dan 3 tusukan pada betis kanan.

27 tusukan itu ditemukan ditubuh korban, setelah tim Inafis Polrestabes Makassar dan Biddokes Polda Sulsel melakukan olah TKP dari pukul 16.10 sampai 21.15 Wita.

Baca: Ada Kondom Bekas pada Pembunuhan Wanita 27 Tusukan di Wisma Benhil Toddopuli, Pesan Short Time 4 Jam

Baca: Alat untuk Menikam Wanita Misterius di Wisma Benhill Toddopuli Belum Ditemukan

Kompol Ananda menyebutkan, 27 tusukan itu belum diketahui pelaku menggunakan benda tajam jenis apa.

Karena benda yang dipakai itu tidak didapat dilokasi kejadian.

"Benda yang dipakai pelaku adalah benda tajam, tapi bentuknya kami belum pastikan karena tidak ditemukan. Hanya beberapa bukti lain yang sudah diamankan," ujarnya.

Posisi korban diperkirakan berumur sekitar 30 sampai 40 tahun, posisinya tengkurap, dua bantal diatas bagian kepala belakang, dan sebuah kursi kayu diatas punggung.

Sementara itu, bukti diamankan, pakaian korban, ikat rambut, jam tangan, sendal, celana jeans, lipstik, kondom bekas, satu bungkus kondom, dan juga sebuah sisir.

"Barang bukti ini yang diamankan oleh pihak Forensik untuk diselidiki, sedangkan untuk pelaku masih kami dalami terkait keberadaannya," tambah Ananda. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Baca: Alasan Prabowo Subianto Pecat Indah Putri Indriani Bupati Cantik Luwu Utara Sebagai Ketua Gerindra

Baca: 2 Alasan Kenapa Ustadz Abdul Somad Tidak Terang-terangan Ajak Pemilih Coblos Prabowo di Pilpres

Baca: Detik-detik Prabowo Subianto Menangis Saat Ustadz Abdul Somad Sebut Isyarat Mimpi Ulama di Pilpres

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved