Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiaya Remaja di Gowa

Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil menangkap dua pelaku kasus penganiyaan anak, MA (20) dan WK (18).

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiaya Remaja di Gowa
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan. (Foto Ari Tribun Gowa) 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil menangkap dua pelaku kasus penganiyaan anak, MA (20) dan WK (18).

MA dan WK ditangkap polisi atas perbutannya menganiaya Agung Prasetyo Dedi (16) yang berujung korban meninggal dunia.

MA dan WK nekat menghabisi nyawa Agung yang merupakan sahabatnya sendiri di Tanggul Sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa, Sabtu (6/4/2019) lalu. Ketika itu mereka terlibat cekcok hingga MA dan WK naik pitam.

Baca: VIDEO: KPU Selayar Distribusikan Logistik Pemilu 2019

Baca: Ini Dua Lokasi yang Dikunjungi Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Takalar

Baca: Kasus Pencurian Empat Celengan Masjid Agung Jeneponto Masuk Tahap Lidik Polisi

"WK membantu MA menganiaya korban dengan cara memukul kepala korban bagian belakang menggunakan balok yang dibawa dari taman bunga," kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan di Mapolres Gowa, Jumat (12/4/2019).

Menurut Tambunan, kedua pelaku menganiaya rekannya hingga meninggal dikarenakan permintaan alat motor yang tidak diindahkan oleh korban.

Agung yang meminjam peralatan motor MA tak mengembalikan barang pinjaman itu. Hingga akhirnya mereka terlibat cekcok dan perkelahian.

"MA meminta peralatan motor miliknya yang digunakan korban berupa sambungan Sofbreker (stang ceper)," sambung Tambunan.

Menurut Tambunan, korban sempat dirawat di RS Bhayangkara Makassar selama satu pekan Namun nyawanya tidak tertolong. Korban meninggal dunia, Kamis (11/04/2019) kemarin.

Atas perbuatannya, kedua pelaku kini diamankan di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa berupa dua unit motor milik pelaku dan korban, 1 batang potongan balok, dan 1 batang bambu.

"Kedua pelaku dikenakan pasal 80 (3) Jo pasal 76 c UURI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved