Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Banggai Kepulauan Tetap Bertahan di Bukit

Meski peringatan dini tsunami telah dicabut, warga di Kabupaten Banggai, Sulteng masih memilih bertahan di ketinggian.

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Banggai Kepulauan Tetap Bertahan di Bukit - warga-be-1.jpg
AJI Palu/Moh Iqbal
Warga berkumpul di wilayah Bukit Mambual, Jl Kantor DPRD Baru, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk, Banggai, Sulteng, Jumat (12/4/2019) malam.
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Banggai Kepulauan Tetap Bertahan di Bukit - ajibse1.jpg
AJI Palu/Moh Iqbal
Warga berkumpul di wilayah Bukit Mambual, Jl Kantor DPRD Baru, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk, Banggai, Sulteng, Jumat (12/4/2019) malam.

TRIBUNPALU.COM, PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, menyatakan peringatan dini tsunami teah berakhir.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, Cahyo Nugroho menyatakan peringatan dini tsunami dicabut
pukul 20.50 wita.

"Peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," katanya via pesan WhatsApp, Jumat (12/4/2019) malam.

Meski peringatan dini tsunami telah dicabut, warga di Kabupaten Banggai, Sulteng masih memilih bertahan di ketinggian.

Di Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk, warga dilaporkan masih bertahan di ketinggiaan.

"Kami sekarang berada di Maahas Bukit Mambual, Luwuk, ratusan warga berkumpul di sini," kata salah satu Jurnalis Palu yang berada di lokasi.

Bukan hanya di Kecamatan luwuk, Warga Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Banggai, juga dilaporkan masih bertahan di ketinggian.

"Kami di Desa Lamo masih berada di ketinggian, tepatnya di lapangan bola, kami belum berani turun, karena ada peringatan tsunami tadi," Warga Lamo, Wahyu.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan pasca terjadinya gempapa dirasakan hampir di seluruh wilayah Sulteng itu.(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved