PDAM Makassar Gratiskan Air di Masjid Selama Ramadan

PDAM Kota Makassar kembali akan menggratiskan pembayaran air untuk mesjid selama Ramadan yang akan jatuh pada bulan depan.

PDAM Makassar Gratiskan Air di Masjid Selama Ramadan
TRIBUN TIMUR/MUNAWWARAH AHMAD
Humas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Makassar, Muh Idris Tahir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PDAM Kota Makassar kembali akan menggratiskan pembayaran air untuk masjid selama Ramadan yang akan jatuh pada bulan depan.

Humas PDAM Kota Makassar, Muh Idris Tahir mengatakan, program air gratis untuk rumah-rumah ibadah setiap tahun dilakukan, mengingat pemakaian air akan meningkat drastis di mesjid selama Ramadan.

"Bulan Ramadan pemakian jauh lebih banyak, pertama karena aktivitas lebih cepat di subuh untuk sahur dan di sore persiapan buka, sementara pemakaian yang mungkin peningkatannya signifikan itu di Mesjid. Jamaah jauh lebih banyak ketimbang biasa," kata Idris saat ditemui di kantornya, Kamis (11/4/2019) sore.

Baca: Wakil Gubernur Sulsel Pimpin Rapat Soal Stadion Mattoanging Bersama Polda dan Kejaksaan

Baca: Makassar Raih Predikat Kota Terbaik Pembangunan Daerah 2019

Baca: Ada Mayat Perempuan Ditemukan di Toddopuli, Begini Kesaksian Petugas Kebersihan

Kepala Humas PDAM Makassar Muh Idris Tahir, Selasa (16/5/2016).
Kepala Humas PDAM Makassar Muh Idris Tahir, Selasa (16/5/2016). (TRIBUN TIMUR/SALDY)

Menurut Idris, program menggerariskan rekening air rumah ibadah selama Ramadan, selin mengurangi beban pengurus mesjid, juga sebagai partisipasi moral PDAM Makassar.

"Kami harap agar jamaah masjid mendoakan kami di PDAM agar pelaksanan program bisa lebih baik dan terencana sesuai target manajemen," ucapnya.

Idris menjelaskan, meski pemakaian air akan meningkat drastis di Bulan Ramadan, namun menurutnya itu tidak akan mengganggu suplai air dari PDAM.

"Fokus pelanggan pasti jelang buka puasa dan sahur itu, nah kami di PDAM mengusahakan bagaimana caranya agar air bisa continiu, walau ada beberapa tempat yang mungkin suplainya tidak merata, tapi kita upayakan tetap baik," kata dia.

Ia juga menjamin, tidak akan ada pengerjaan pipa distribusi selama Ramadan yang dapat menghambat suplai air, terkecuali dalam keadaan kahar (force majeure).

"Mudah-mudahan tidak ada kendala kerusakan pipa distribusi kita. Kalau Ramadan kita memang tak pernah rencanakan perbaikan pipa induk utama, karena itu membutuhkan waktu 1-3 hari dan pasti mengganggu suplai, kecuali dalam keadaan force major," ungkapnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved