Jelang Minggu Tenang, Ini Himbauan KPU dan Bawaslu Sulsel

Terkait surat pemberitahuan C6, Asram Jaya mengatakan bahwa pihaknya sudah dan sementara menyampaikan kepada pemilih.

Jelang Minggu Tenang, Ini Himbauan KPU dan Bawaslu Sulsel
abdul azis/tribuntimur.com
Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Provinsi Sulsel, Saiful Jihad menghimbau agar seluruh peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak lagi memasang Alat Peraga Kampanye (APK) dan menyebarkan bahan kampanye dimasa tenang.

Baca: Banggai Kepulauan Diguncang Gempa 6,9 SR, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Tsunami

"Kami menghimbau kepada seluruh peserta Pemilu agar tidak lagi melakukan aktivitas kampanye dimasa tenang. Seluruh alat peraga kampanyenya harus dicabut," ungkap Saiful Jihad kepada Tribun, Jumat (12/4/2019).

Dosen Unhas non-aktif itu, menambahkan, jika masuk masa tenang, maka pengawas Pemilu bersama Satpol PP setempat akan mencopot seluruh alat peraga politik tanpa terkecuali.

"Kita sudah sampaikan kepada semua pihak terkait bahwa masa tenang tidak ada lagi alat peraga kampanye dan bahan kampanye beredar. Kami juga sudah minta agar patroli ditingkatkan, memback up seluruh teman-teman pengawas," ujarnya.

Baca: VIDEO: Sinergitas Pemkot Parepare-Pegadaian Mengoptimalkan Bank Sampah

Tidak hanya itu, dengan banyaknya kasus yang melibatkan aparat sipil negara (ASN), Saiful berharap agar seluruh PNS menjaga integritas, profesionalismenya, dan menjunjungtinggi netralitasnya di Pemilu 2019.

"Dalam rangka mewujudkan pemilu demokratis, bermartabat, dan berkualitas, maka diharapkan kepada seluruh PNS untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan berafiliasi dengan parpol serta tidak melakukan tindakan yang bisa menguntungkan pasangan calon presiden dan wakil presiden," tegasnya.

Baca: Ketua Gerindra Luwu Utara Dicopot, IMB: Kita Lindungi Indah, Dia Kader Terbaik

Terpisah, Koordinator Divisi Umum, Rumah Tangga, dan Organisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, Muh Asram Jaya, menyatakan APK dan bahan kampanye sudah tidak diperkenankan terpasang dan tidak adalagi istilah blusukan dan kampanye.

Baca: 470 Polisi Fokus Kawal Pemilu, Kapolres Maros Jamin Layanan Tetap Maksimal

"Kami sudah berkoordinasi dengan bawaslu untuk menertibkan seluruh APK dan bahan kampanye. Kami meminta sama peserta Pemilu terutama caleg taati aturan kampanye. Jangan ada lagi caleg melakukan blusukan apalagi kampanye," ujarnya.

Terkait surat pemberitahuan C6, Asram Jaya mengatakan bahwa pihaknya sudah dan sementara menyampaikan kepada pemilih.

Baca: Gempa 6,9 Guncang Sulteng, Warga Diimbau Jauhi Pantai Morowali dan Banggai Kepulau

"Maksimal satu hari jelang pemilihan atau sebelum tanggal 17 April C6 sudah harus ada ada ditangan pemilih. Pemilih bisa cek ke KPPS dan PPS untuk menanyakan mana C6 saya," jelasnya.(*)

Laporan wartawan tribuntimur.com, abdul-azis-alimuddin

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved