Cuaca Buruk, Petani Rumput Laut di Jeneponto Ini Merugi Jutaan Rupiah

Cuaca Buruk membuat petani Rumput Laut Lingkungan Pattontangan, kelurahan Pabiringa kecamatan Binamu Jeneponto, merugi hingga jutaan rupiah

Cuaca Buruk, Petani Rumput Laut di Jeneponto Ini Merugi Jutaan Rupiah
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Petani rumput laut Wiwin (28) warga Lingkungan Pattontangan, kelurahan Pabiringa, kecamatan Binamu Jeneponto mengais rumput laut dipinggir pantai, Jumat (12/4/2019) pagi.

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU -  Cuaca Buruk membuat Wiwin (28) petani Rumput Laut Lingkungan Pattontangan, kelurahan Pabiringa kecamatan Binamu Jeneponto, merugi hingga jutaan rupiah.

Menurut Wiwin Cuaca Buruk membuat gelombang laut semakin tinggi dan merusak rumput laut miliknya.

"Ombak terlalu tinggi pak, bisa sampai satu meter sehingga merusak bentangan rumput laut," katanya keTribunJeneponto.com, Jumat (12/4/2019).

Baca: VIDEO: KPU Selayar Distribusikan Logistik Pemilu 2019

Baca: Ini Dua Lokasi yang Dikunjungi Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Takalar

Baca: Kasus Pencurian Empat Celengan Masjid Agung Jeneponto Masuk Tahap Lidik Polisi

"Rumput laut yang sudah diikat bahkan ada yang siap panen terlepas, jadi kita merugi jutaan rupiah akibat itu," tandasnya.

Hal senaga disampaikan petani lainnya Arsyad. Ia mengeluhkan hal yang sama.

Iapun hanya bisa pasrah dan berharap cuaca kembali normal dan hasil paneh bisa baik lagi.

"Maumi diapa karena cuaca buat begini. Kita hanya pasrah dan mengais sisa rumput laut karena biaya yang mahal," tutupnya.

Pantauan TribunJeneponto.com, para petani rumput laut hanya mengais sisa rumput laut yang masih ada agar mereka bisa jual agar modal dapat kembali sebagian. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved