Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Berikut Profil dan Perjalanan Karier Tora Sudiro, Ogah Main Film Horor
Meski tawaran tidak sebanyak dulu, kata Tora, rata-rata film yang selalu datang kepadanya adalah film bergenre komedi dan horor
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Akor, musisi sekaligus pelawak Indonesia Tora Sudiro mulai meniti karier setelah sempat tersandung hukum.
Melansir dari Kompas.com Tora merasakan bahwa saat ini sudah jarang rumah produksi yang menawarinya bermain film.
"Saya lagi sale sekarang, jarang ada yang nawarin, jadi film apapun saya sikat," kata Tora saat menghadiri gala premiere film Rumput Tetangga di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).
"Ya, kalau yang murah saya enggak terima," kata Tora lalu tertawa.
Meski tawaran tidak sebanyak dulu, kata Tora, rata-rata film yang selalu datang kepadanya adalah film bergenre komedi dan horor. Khusus untuk horor, Tora masih pikir-pikir.
"Kalau dulu gua kebanyakan main film horor. Saya enggak mau ke situ karena saya berakhlak, saya mau horor yang terjaga," kata Tora.
Lantas genre apa yang diinginkan Tora? "Main film yang perannya sedikit, bayarannya gede tuh, aku belum pernah coba. Yang setahun enggak usah ngapa-ngapain lagi. Action napasnya sudah enggak kuat, ini aja parkir (kendaraan) kejauhan sudah ngos-ngosan," kelakar Tora.
Tora Sudiro
Mengutip dari wikipedia.org Tora Sudiro memiliki nama lengkap Taura Danang Sudiro ia adalah seorang aktor, musisi, pelawak, dan produser berkebangsaan Indonesia.
Karier
Ia pernah meraih Piala Citra sebagai aktor pemeran utama terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2004. Lewat film “Arisan!”, yang dibintanginya bersama Surya Saputra, Cut Mini, Aida Nurmala dan Rachel Maryam.
Pada tahun 2005 dan 2006, ia memenangi Piala Panasonic Award sebagai aktor terfavorit.
Sebelum terjun di film, Tora adalah seorang pekerja asuransi, sound engineer dan periklanan.
Bahkan ia pernah sekolah di Selandia Baru untuk belajar ilmu sound engineer tersebut.
Ia pun tak punya latar belakang pendidikan film.
Pertama kali ia membintangi film Tragedi tapi film arahan Rudi Soedjarwo itu belum mengibarkan namanya.
Namanya baru berkibar setelah ia membintangi film Arisan!.
Tawaran main di sejumlah sinetron pun mengalir.
Orang pun akrab dengan wajahnya di acara komedi entertainment Extravaganza di salah satu stasiun televisi swasta.
Dari situlah, masyarakat penikmat televisi mulai mengenalnya.
Tora pernah aktif sebagai pemandu acara Indonesia's Got Talent di Indosiar.
Tidak hanya itu. Selain menggeluti dunia akting, cowok bertato yang mahir bernyanyi dan bermain gitar ini juga membentuk grup band bersama dua mantan personel Clubeighties.
Dua personel tersebut yakni Vincent Ryan Rompies dan Deddy Mahendra Desta yang bernama The Cash dan merilis single berjudul Diet.
Cucu Gubernur Jakarta
Tora adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Tanto Sudiro dan Pinky Mardikusno.
Tanto Sudiro merupakan anak dari Gubernur Jakarta, Soediro.
Kedua orangtua Tora kemudian bercerai.
Ibunya menikah dengan pembalap Tinton Soeprapto dan mempunyai seorang putri bernama Tania Soeprapto.
Ibunda Tora meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di Jawa Tengah.
Kehidupan Pribadi
Tora berstatus sebagai duda setelah perceraiannya dari Anggraini Kadiman diputuskan oleh PA Kota Depok tanggal 7 Januari 2009.
Belum genap setahun menduda, Tora kembali menikah dengan lawan mainya di Extravaganza, Mieke Amalia pada 19 Desember 2009.
Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang putri bernama Jenaka Mahila Sudiro pada hari Rabu, 21 Maret 2012.
Biodata
Nama lengkap:Taura Danang Sudiro
Panggilan: Tora Sudiro
Pekerjaan: Musisi, Aktor Pelawak
Tahun aktif: 2000–sekarang
Istri:
Anggraini Kadiman (menikah 1999; cerai 2009)
Mieke Amalia (menikah 2009)
Anak
Pernikahan dengan Anggraini Kadiman:
1. Azzahra Nabila Sudiro
2. Nayara Kanahaya Sudiro
Pernikahan dengan Mieke Amalia:
1. Jenaka Mahila Sudiro
Orang tua
Ayah: Tanto Sudiro
Ibu: Pinky Mardikusno
Instargam: @t_orasudi_ro
Filmografi
2000 Tragedi
2003 Arisan!
2004 Banyu Biru
2005 Janji Joni
2006 Ekspedisi Madewa
2007
Nagabonar Jadi 2
Quickie Express
D Bijis
2008
Otomatis Romantis
Laskar Pelangi
Tri Mas Getir
Namaku Dick
Cinlok
2009
Krazy Crazy Krezy
Wakil Rakyat
Preman In Love
Benci Disko
2010
Mafia Insyaf
Roman Picisan
The God Babe
2011
Arisan! 2
Perempuan-Perempuan Liar
2012
Kita Versus Korupsi
Test Pack
Rumah dan Musim Hujan
2013
Get M4rried
Setelah 15 Tahun
Malam Seribu Bulan
Slank Nggak Ada Matinya
2014 Princess, Bajak Laut dan Alien
2015
Kacaunya Dunia Persilatan
Lamaran
The Wedding & Bebek Betutu
3 Dara
2016
Juara
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1
Ada Cinta di SMA
Cek Toko Sebelah
2017 Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2
2018 Hoax
Televisi
Para Pencari Tuhan (2008) sinetron religi di bulan ramadhan
Dunia Tanpa Koma (2006) (sinetron / mini seri)
Test Case (2005) (FTV)
Juni di Bulan Juli (2006) (FTV)
Malam Pertama (sinetron)
Dunia D
Bunda
Extravaganza
Lajang
Udin Bui (2010) bersama Lukman Sardi
Laki Laki Lasut (2011) bersama Mike Muliadro, Dwi Sasono
Tendangan Si Madun Season 2 (sinetron) (2012)
Fortune Cookies (sinetron) (2013)
Tukang Bubur Naik Haji The Series (sinetron) (2014)
Nyonya Nunung (2015)
Tukang Ojek Pengkolan (sinetron) (2016)
Little Big Shots Indonesia (2017)
Babe Gue Rojali (RCTI)
Untung Ada Tora (INews)
Detektif Cinta (NET.)
Penghargaan:
2004 Festival Film Indonesia sebagai Aktor Terbaik (Piala Citra)
2007 Festival Film Bandung sebagai Aktor Terpuji
2007 Indonesian Movie Awards sebagai Pemeran Utama Pria Terfavorit (Piala Layar Emas)
Sumber foto: instagram : @t_orasudi_ro
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tora-sudiro_20170809_182354.jpg)