PMI Makassar Serahkan Penghargaan kepada 50 Instansi Pendonor Darah

Dalam kegiatan tersebut, PMI Makassar memberikan penghargaan kepada 50 instansi dan 120 perusahaan yang rutin mengadakan kegiatan donor darah

PMI Makassar Serahkan Penghargaan kepada 50 Instansi Pendonor Darah
fahrizal/tribun-timur.com
Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI, menggelar ramah tamah bersama pengurus PMI dan koordinator kelompok donor darah sukarela dan fokuswanda Makassar, di Rumah Jabatan Wakil Walikota Makassar, Jl Letjen Hertasning. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI, menggelar ramah tamah bersama pengurus PMI dan koordinator kelompok donor darah sukarela dan fokuswanda Makassar, di Rumah Jabatan Wakil Walikota Makassar, Jl Letjen Hertasning, Rabu (10/4/2019) sore.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Makassar memberikan penghargaan kepada 50 instansi dan 120 perusahaan yang rutin mengadakan kegiatan donor darah selama tahun 2018.

Di hadapan ratusan tamu undangan, Deng Ical menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen yang telah dibangun antara PMI Kota Makassar dengan berbagai mitra dalam mem-backup berbagai kegiatan PMI.

Selain itu, Deng Ical pun menyampaikan beberapa hal poin penting dalam mengembangan PMI Kota Makassar, yang kini telah diberi tanggung jawab untuk melayani kebutuhan darah wilayah Indonesia bagian Timur.

"Sebuah kebanggaan dikarenakan PMI saat ini telah mengantongi kewenangan spesial untuk tindakan transfusi darah dan stock darah, secara hukum yang diatur melalui UU. Yang seharusnya tugas ini menjadi tugas pemerintah, namun diberikan kewenangan ke PMI untuk dilaksanakan," ujar Deng Ical, yang juga Wakil Wali Kota Makassar.

Selain itu, adanya perubahan status PMI Kota Makassar, yang awalnya hanya melayani wilayah Sulsel, kini berkewajiban melayani Indonesia Timur, dan menjadi pusat rujukan untuk seluruh Indonesia bagian timur.

Perubahan status ini, menurut Deng Ical merupakan kebanggaan atas amanah yang diberikan, namun juga memiliki tanggung jawab yang cukup besar, sehingga sangat membutuhkan support dari berbagai pihak.

"Saat PMI Kota Makassar, membackup wilayah Sulsel kebutuhan stok darah perharinya sekitar 120 kantong darah, namun dengan meluasnya wilayah tanggung jawab maka kebutuhan akan stok darah pun akan meningkat sekitar 160-200 kantong darah perharinya," lanjutnya.

"Mewakili PMI Kota Makassar, di kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf, jika terdapat beberapa keluhan-keluhan terkait ketesediaan stok darah, dikarenakan saat ini tengah proses mengupgrade kemampuan PMI Kota Makassar untuk membackup khususnya di bidang sarana dan prasarana," lanjutnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved