Pelaku Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Sidang Vonis, Ini Harapan Keluarga Korban

Sidang dua pelaku pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, kembali akan digelar di Pengadilan Negeri Makassar

Pelaku Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Sidang Vonis, Ini Harapan Keluarga Korban
hasan
Sidang dua pelaku pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, kembali akan digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/4/2019), hari ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang dua pelaku pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, kembali akan digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/04/2019), hari ini.

Kedua terdakwa Muhammad Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22) bakal menghadapi putusan hukuman atas perbuatanya melakukan pembakaran yang menewaskan enam warga.

Baca: Kronologi Lengkap Penikaman Ibu dan Anak Berbuntut Pembakaran Rumah Pelaku di Makassar

Baca: Keluarga Korban Minta Jaksa Pelaku Pembakaran Satu Keluarga di Pannampu Makassar Dituntut Mati

Keenam korban ini diketahui bernama Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

"Iyya hari ini (sidang pembacaan putusan oleh majelis hakim Pengadilan)," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulselbar,  Tabrani, Kamis (11/04/2019), siang.

Putusan ini nantinya  akan menentukan berapa lama terdakwa harus jalani penanahanani.

Apakah putusan itu mengacu pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum  atau hakim punya pertimbangan lain.

Sebelumnya, JPU Tabrani menuntut kedua  terdakwa dengan ancaman hukuman mati sesuai dengan pasal yang dijeratkan yakni pasal 340 tindak pidana pembunuhan berencana ju pasa 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara keluarga korban Amiruddin berharap putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim tidak melesat dari tuntutn JPU.

"Saya  berharap hakimnya  tidak merubah tuntutan  jaksa. Karena perbuatan mereka sudah tidak bisa dimaafkan. Mereka telah membakar keluarga dan anak saya,"sebutnya.

Hukuman mati dianggap paling tepat dan pantas untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved