Benarkah Alat Kelamin Audrey Dilukai saat Dikeroyok? Ini Pengakuan Langsung 7 Siswi SMA di Pontianak

Tujuh Siswi SMA yang terlibat dalam kasus pengeroyoan Siswi SMP di Pontianak, Audrey memberikan pengakuannya, Rabu (10/4/2019) sore.

Benarkah Alat Kelamin Audrey Dilukai saat Dikeroyok? Ini Pengakuan Langsung 7 Siswi SMA di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Benarkah Alat Kelamin Audrey Dilukai saat Dikeroyok? Ini Pengakuan Langsung 7 Siswi SMA di Pontianak 

TRIBUN-TIMUR.COM-Sebanyak tujuh Siswi SMA yang terlibat dalam kasus pengeroyoan Siswi SMP di Pontianak, Audrey memberikan pengakuannya, Rabu (10/4/2019) sore.

Kehadiran mereka di hadapan publik untuk mengklarifikasi atas pemberitaan pengeroyokan Audrey yang simpang siur.

Salah satu dari mereka pun menyampaikan permintaan maaf atas apa yang mereka lakukan terhadap Audrey dan keluarganya.

"Saya salah satu dari terduga pelaku 2 orang ini. Saya meminta maaf kepada korban dan keluarga korban. Dan kalian semua harus tahu di sini saya juga korban karena saya sekarang sudah dibully, dihina, dicaci, dimaki dan diteror padahal kejadian tidak seperti itu," ujar satu di antara terduga pelaku dikutip dari tribunpontianak.co.id

Baca: JusticeForAudrey, Hasil Visum Ungkap Kondisi Alat Vital Audrey, Fakta-fakta Baru Akhirnya Terkuak

Baca: #JusticeForAudrey, Hotman Paris Siap Pasang Badan hingga 12 Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Diadili

Baca: Dukung #JusticeforAudrey, Atta Halilintar Ingat Punya 5 Adik Perempuan, Temui Korban di Pontianak

Terduga pelaku menambahkan kejadian sebenarnya tidak seperti yang orang bicarakan saat ini.

Terduga mengatakan tidak ada penyekapan, tidak ada seretan, tidak ada menyiram secara bergiliran, tidak ada membenturkan korban ke aspal, apalagi melukai alat kelamin Audrey untuk merusak keperawanannya. 

Terduga menceritakan sangat terpukul dengan pemberitaan yang ada. 

Salah satu terduga lainnya menjelaskan ada suatu bentuk peleraian yang dilakukan.

"Pas saya sudah datang, mereka sudah berkelai dan saya sudah mencegah. Kami takut jika melerai takut dituduh mengeroyok saya takut terjadi seperti itu, di sana ada tindakan peleraiaan," terang salah satu terduga lainnya.

Terduga pelaku merasa dituduh dan difitnah.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved