Mahasiswa Desak Pemprov Sulbar Tuntaskan Jalan Poros Ulumanda Majene

Koordinator Aksi Rijal mengatakan, mereka datang menagih janji dan keseriusan Pemprov Sulbar untuk memperbaiki infrastruktur jalan ke Ulumanda.

Mahasiswa Desak Pemprov Sulbar Tuntaskan Jalan Poros Ulumanda Majene
nurhadi/tribunmamuju.com
Unjuk rasa puluhan mahasiswa di kantor Gubernur Sulbar mendesak pemerintah menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan poros Ulumanda. 

TRIBUN-TRIBUN.COM, MAMUJU - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Sulbar desak pemerintah Provinsi Sulbar menuntaskan perbaikan Jalan Poros Ulumanda, Kabupaten Majene.

Desakan tersebut disampaikan aliansi pemuda dan mahasiswa saat berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulbar Jl Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, Rabu (10/4/2019), siang.

Pantauan Tribun-Timur.com, di kantor Gubernur mereka diterima oleh Kepala Bappeda Sulbar Junda Maulana dan Kepala Kesbangpol Rahmat Sanusi.

Koordinator Aksi Rijal mengatakan, mereka datang menagih janji dan keseriusan Pemprov Sulbar untuk memperbaiki infrastruktur jalan ke Ulumanda.

Menurut Rijal salah satu tujuan Provinsi Sulbar memisahkan diri dari Provinsi Sulawesi Selatan karena merasa dianak tirikan, khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur.

"Tapi nyatanya pembangunan infrastruktur belum dirasakan oleh beberapa daerah. Salah satunya Ulumanda,"kata Rijal kepada wartawan di kantor Gubernur Sulbar, siang tadi.

"Olehnya kami mendesak dan menuntut DPRD dan Pemprov Sulbar untuk menuntuskan pembangunan jalan Ulumanda,"tambahnya.

Para pengunjuk rasa juga menuntut pemerintah memassifkan bantuan pembangunan ekonomi dan perbaikan infrastruktur sekolah yang ada di Ulumanda.

Ia mengungkapkan, sejak terbentuknya Provinsi Sulbar 14 tahun lalu, sampai saat ini masyarakat Ulumanda belum merasakan adanyaperubahan.

Akses jalan yang sangat parah membuat masyarakat sulit untuk mengangkut hasil buminya ke kota.

"Begitu juga di bidang kesehatan. Masyarakat Ulumanda memang sudah punya Puskesmas namun tidak sedikit masyarakat harus ditandu berkilo-kilo untuk mempeoleh pelayanan kesehatan intensip,"ungkapnya.

"Beberapa kasus telah terjadi akibat jalan parah. Di Sambano misalnya wanita dan anak meninggal dunia karena diboncek di jalan rusak dan banyak lagi kasus miris lainny akibat jalan yang rusak parah, ini harus menjadi perhatian pemerintah,"lanjutnya.

Selain di kantor Gubernur Aliansi Pemuda Mahasiswa Sulbar juga berunjuk rasa di kantor DPRD Sulbar. Mereka diterima dengan baik oleh anggota DPRD.

Kemudian melukakan audiance dan menyampaikan tuntutan yang sama terkait penuntasan pembangunan jalan Poros Ulumanda.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved