Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Pertemuan ke-7 BIMP EAGA Bidang UKM

Selain pertemuan, kegiatan dirangkaikan juga dengan mini ekspo produk-produk UMKM lokal Makassar serta business matching.

Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Pertemuan ke-7 BIMP EAGA Bidang UKM
HANDOVER
Pertemuan empat negara dalam forum Brunai Darussalam - Indonesia - Malaysia - Philipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) kembali digelar, di Four Point Hotel Jl Andi Djemma no 130, Kota Makassar, Rabu-Kamis (10-11/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pertemuan empat negara dalam forum Brunai Darussalam - Indonesia - Malaysia - Philipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) kembali digelar di Four Point by Sheraton Makassar, Jl Andi Djemma No 130, Kota Makassar, Rabu-Kamis (10-11/4/2019).

BIMP–EAGA adalah sebuah inisiatif kerjasama ekonomi anak wilayah di Asia Tenggara yang didirikan di Kota Davao, pusat perdagangan dan komersial di Filipina Selatan.

Baca: Bos PSM Makassar Minta Seluruh Exco PSSI Dicopot, Ini Alasannya!

Indonesia mendapat kesempatan ditahun 2019 untuk menjadi tuan rumah penyelenggara The 7th Meeting of The BIMP-EAGA SMED Working Group atau pertemuan ke-7 kelompok kerja BIMP-EAGA untuk isu Pengembangan UKM.

Pertemuan ke-7 BIMP EAGA Bidang UKM ini mempertemukan pengusaha dan pemrintah dari keempat negara khususnya yang bergerak di bidang UKM, dan tujuannya bisa mendorong swasta untuk mengoptimalkan kerjasama UKM di antara keempat negara.

Baca: TRIBUNWIKI - Komentari Aksi Calon Presiden 02 Prabowo yang Pukul Meja, Siapa Budiman Sudjatmiko?

Delegasi Indonesia dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti serta perwakilan dari Kemenko perekonomian, Kemenkop UKM RI, Kementan, Kemendag, asosiasi pengusaha dll.

Hadir pula kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Malik Faisal dan Koordinator Konsultan PLUT Sulsel, Bahrul ulum.

Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti mengatakan,pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi hubungan diplomatik Negara BIMP-EAGA tapi juga dapat membawa dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Baca: Lomba Renang Sambil Pungut Sampah di Laut Makassar Ala Satrol Lantamal VI

"Dalam diskusi ini seluruh epserta mengungkap peran strategis UMKM dalam mendorong perdagangan dan investasi di kawasan BIMP-EAGA, ternasuk peran UMKM dalam penyedia sumber pangan, pariwisata, dan pengembangan produk ramah lingkungan dan pengembangan IT," katanya dalam rilis ke Tribun Timur, Rabu (10/4/2019).

Selain pertemuan, kegiatan dirangkaikan juga dengan mini ekspo produk-produk UMKM lokal Makassar serta business matching.

Baca: Darije Kalezic Percaya Duet Abdul Rahman dan Munhar Hadapi Kaya FC Iloilo

"Pelaku usaha business matching dari Indonesia akan dipasangkan dengan pelaku usaha business matching dari Philippines yaitu Reefer Express Lines dan BEBC (BIMP-EAGA Business Council)," tambahnya.

Reefer Express Lines adalah usaha yang bergerak di sektor jasa logistik, sementara BEBC (BIMP-EAGA Business Council) adalah Dewan yang menaungi para pelaku usaha di kawasan BIMP-EAGA.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved