Jurnalis Peduli Sinjai Kumpul Tiga Celeg Millenial, Paparkan Gagasan Jika Terpilih

Panggung diskusi ini menghadirkan narusumber, Satria Ramli caleg asal Partai Gerindra Sinjai dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sinjai Utara.

Jurnalis Peduli Sinjai Kumpul Tiga Celeg Millenial, Paparkan Gagasan Jika Terpilih
Samba/Tribun Sinjai
Dialog Caleg Milenial yang diselanggarakan Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) di Kafe Thalita, Sinjai, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Jurnalis Peduli Sinjai (JPS), Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) hadirkan Panggung Milenial bagi Calon Anggota Legislatif (Caleg) Rabu (10/4/2019).

Acara berlangsung di Cafe Talitha dengan tema "Mampukah Caleg Millenial Tawarkan Masa Depan". 

Panggung diskusi ini menghadirkan narusumber, Satria Ramli caleg asal Partai Gerindra Sinjai dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sinjai Utara.

Baca: Viral di WA Prabowo-Sandi Menang Pilpres 2019 Luar Negeri Ternyata HOAX, Penjelasan Resmi KPU

Lalu Muhlis Hajar Adiputra caleg PAN dari Dapil, Sinjai Tengah-dan Sinjai Barat dan Ardiansyah Dahlan asal Sinjai Timur.

Masing-masing Caleg millenial tersebut mengungkapkan gagasannya di masa yang akan datang jika mereka terpilih.

Para caleg millenial tersebut bukan kali ini saja bertarung namun ada yang sudah ikut pada pemilu tahun 2014 lalu.

Baca: Komisioner KPU Makassar: Maksimal 4 Hari, Masyarakat Sudah Tahu Pemenang Pemilu 2019

Hanya saja belum terpilih, seperti Satria Ramli dan Ardiansyah telah bertarung pada pemilu 2014 lalu. Sedang Muhlis baru bertarung di Pileg tahun ini.

Pesta demokrasi yang mereka sedang jalani saat ini dinilai berbeda dari sebelumnya.

"Saat ini politik transaksional makin nyata di masyarakat bahkan ada yang memintai pembeli suara Rp 200 ribu per orang," kata Satria.

Baca: Ketua KPU Selayar: Besok Surat Suara Wilayah Kepulauan Siap didistribusikan

Pengakuan dia caleg millenial lainnya yakni Muhlis dan Ardiansyah juga mengalami yang sama di dapilnya.

Keduanya harus bekerja keras meyakinkan lagi masyarakat agar memilih dengan harapan kampung lebih baik bukan memilih karena transaksional politik. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved