Dosen PNUP Latih Anak Putus Sekolah dan Kelompok Tani

Puluhan anak putus sekolah dan kelompok tani ikuti pelatihan vokasi dan wirausaha yang dihelat PNUP dan PLUT Sulsel

Dosen PNUP Latih Anak Putus Sekolah dan Kelompok Tani
Dok PNUP
Puluhan anak putus sekolah dan kelompok tani ikuti pelatihan vokasi dan wirausaha yang dihelat Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di bengkel Program Studi Teknik Otomotif PUNP Sulsel Minggu - Selasa (7-9/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan anak putus sekolah dan kelompok tani ikuti pelatihan vokasi dan wirausaha yang dihelat Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel Minggu - Selasa (7-9/4/2019).

Pelatihan tersebut dilaksanakan di bengkel Program Studi Teknik Otomotif PNUP selama dua hari dan pelatihan wirausaha satu hari di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan dosen berupa pelatihan overhaul (membongkar, memeriksa, dan merakit kembali) mesin traktor dan berwirausaha.

Baca: Bupati Takalar Harap Guru Olahraga Cetak Atlet Muda Berprestasi

Baca: Usaha Barbershop di Selayar, Andi Asri Raup Omzet Rp 500 Ribu Per Hari

Baca: DPRD Sulbar Temukan Indikasi Pelanggaran Pada Pengembangan Peternakan Sapi di Beroangin

Selain itu kegiatan ini juga menindaklanjuti program pengabdian kepada masyarakat dengan judul “PKM Pelatihan Servis untuk Anak Putus Sekolah dan Pembongkaran Mesin Traktor Kelompok Tani di Dusun Lawo Kelurahan Ompo, Soppeng, Sulawesi Selatan”.

Difasilitasi langsung dosen PNUP,
Arman, Abdul Kadir Muhammad, dan PLP Imam Raharjo, dari Jurusan Teknik Mesin Politeknik PNUP. Adapun yang memberikan pelatihan wirausaha adalah Koordinator Konsultan PLUT KUMKM Sulsel Bahrul Ulum Ilham.

Tahun 2019 PNUP kembali berhasil meloloskan 13 judul proposal pendanaan pengabdian kepada masyarakat (PPM) dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti.

Salah satunya Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melatih anak putus sekolah dan kelompok tani overhaul mesin traktor dan berwirausaha.

Dosen PNUP, Arman Kamaruddin mengatakan,ide dilaksanakannya PKM pelatihan overhaul mesin traktor ini didasari atas identifikasi masalah banyaknya mesin traktor yang dimiliki petani sudah beroperasi selama 10 tahun dimana dengan keterbatasan pengetahuan tentang alih teknologi tidak pernah melakukan servis baik itu servis ringan maupun servis berat.

"Hal ini menyebabkan traktor petani sudah ada yang mengalami kerusakan berat. Untuk itu mereka meminta diadakan overhaul mesin traktor yang mereka miliki," katanya dalam rilis ke Tribun Timur, Rabu (10/3/2019).

“Kami menawarkan solusi pada kelompok tani dan pemuda putus sekolah dilatih melaksanakan overhaul mesin traktor dan softkill berupa keterampilan dalam mengelolah usaha perbengkelan,” tambahnya.

Arman berharap dengan peserta yang terlihat sangat antusias mengikuti setiap agenda kegiatan, pemahaman dan semangat para peserta bisa berkesinambungan sehingga alih teknologi dalam mekanisasi pertanian bisa berjalan dengan baik.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved