Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli

Setelah sukses melakukan operasi pasar bawang merah 21 ton di Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)

Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli
Humas Kementan
Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli2 

Bawang operasi pasar ini, menurutnya, didatangkan dari Madura, Probolinggo dan Nganjuk yang kualitas bagus dan berstandar ekspor.

Sementara itu, Harijono, Dirut CV Sakaei mengaku kualitas bawang merah yang dijual bagus dan pasokan bawang merah sudah mulai banyak.

"Iya, bawang yang kami jual ini bagus. Kulitnya keras dan kadar airnya rendah. Kalau masalah harga naik ini sementara waktu saja, sebentar lagi balik normal," katanya.

Kepala Subdit Standardisasi Mutu, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementan, Tommy Nugraha menyatakan operasi pasar ini dilakukan agar masyarakat memperoleh harga terjangkau. Untuk itu Kementan mengundang beberapa perusahaan yang sekiranya berkeinginan untuk membantu masyarakat.

"Keberadaan teman-teman swasta memberikan angin segar dalam rangka memberikan perhatian untuk masyarakat. Semoga langkah ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Targetnya, secepatnya harga kembali normal," terangnya.

Fajar, pembeli di Pasar Pabean yang sehari - hari menyediakan catering makanan mengaku senang dengan keberadaan operasi pasar ini.

"Harga bawang merah sekarang itu Rp 31 ribu lebih. Harapan masyarakat, pemerintah senantiasa membantu meminimalisir harga - harga yang semakin meloncat," katanya.

Sebagai informasi, sebelum operasi pasar digelar, harga bawang merah di Pasar Pabean dan Kaputren terpantau Rp 35 ribu per kg. Perusahaan yang terlibat dalam operasi pasar ini berkomitmen terus membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. (*)

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved