'Protes' Konsep Kampanye Prabowo-Sandiaga di GBK yang Dinilai Tak Lazim, Mahfud MD Bela SBY

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melontarkan 'protes' soal konsep kampanye akbar pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno saat kamapnye akbar di Jakarta, Minggu (7/4/2019). Kampanye akbar yang diawali dengan Solat Subuh berjemaah itu untuk menyampaikan visi-misi Prabowo-Sandiaga untuk Pemilu 2019. 

"Mungkin itu dianggap terlalu eksklusif. Lalu bagaimana yang tidak subuh dan tahajud, mungkin, tetapi ya kita dengarkan nasihat sebagai orang tua dan mantan presiden. Itu boleh," ucapnya.

Sementara itu, melalui surat yang telah beredar tersebut, SBY menugaskan Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsudin, Waketum PD Syarief Hassan dan Sekjen PD Hinca Panjaitan untuk menyampaikannya kepada Prabowo.

Dia berharap, penyelenggaraan kampanye nasional pasangan capres dan cawapres yang juga didukung Partai Demokrat senantiasa mencerminkan "inclusiveness" dengan sasanti "Indonesia untuk Semua", juga mencerminkan kebinekaan atau kemajemukan.

Selain itu, kampanye juga disarankan mencerminkan persatuan, "Unity in Diversity", upaya mencegah demonstrasi apalagi "show of force" identitas, baik yang berbasiskan agama, etnis serta kedaerahan, maupun yang bernuansa ideologi, paham dan polarisasi politik yang ekstrem.

(Kompas.com/Tribunnews.com)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD: Masukan SBY Perlu Diperhatikan...", https://regional.kompas.com/read/2019/04/08/08430681/mahfud-md-masukan-sby-perlu-diperhatikan.

Editor : Caroline Damanik

Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved