Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Profil Sosok Pria di Balik Seramnya Pet Sematary, Penulis Buku Stephen King

King menikah dengan Tabitha Spruce, rekannya sesama mahasiswa di Universitas Maine pada tahun 1971.

Tayang:
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
int
Stephen King 

TRIBUN-TIMUR.COM - Melansir dari Grid.id Film Pet Sematary tengah menjadi pembicaraan hangat dalam beberapa hari terakhir ini.

Kata Pet Sematary masuk dalam jajaran pencarian google paling populer pada pekan ini.

Pet Sematary disebut-sebut sebagai film yang paling menakutkan.

Film ini bercerita tentang keluarga Creed yang pindah rumah ke lokasi di dekat kuburan yang menyeramkan.

Pemakanan itu konon kabarnya mampu memberikan kehidupan setelah mati.

Namun Dr. Creed mencoba bersikap rasional dan acuh.

Hingga akhirnya, berbagai kejadian mengerikan mulai terjadi di sekitar keluarga Dr. Creed.

Mulai dari hewan peliharaan mereka yang tewas menggenaskan sampai kutukan mematikan lainnya.

Kisah Nyata

Cerita mengerikan ini ternyata terinspirasi dari insiden nyata di kehidupan Stephen King.

Mengutip Express.co.uk, Sabtu (6/4/20179), King pernah pindah ke rumah besar di pinggir jalan pada 1979.

Ketika itu, tetangganya memperingatkan dirinya bahwa ada banyak binatang mati di sekitar rumahnya.

Tetangga itu kemudian dijadikan inspirasi untuk karakter Jud yang diperankan oleh John Lithgow.

King mengatakan novel Pet Sematary sangat personal baginya, karena itu berdasarkan pengalaman pribadinya.

"Ada tanda di pohon tepat di luar kuburan, yang bertuliskan 'PETSEMATARY'," kata King dalam wawancara The Telegraph yang dilansir Express.co.uk pada Jumat (5/4/2019).

Tulisan itu lantas menjadi judul novelnya.

Dalam film, ada hewan peliharaan kucing yang mati.

Di kehidupan nyata, kucing Stephen King bernama Smucky yang mati.

Smucky mati karena tertabrak kendaraan di jalan sekitar rumahnya.

Kucing tersebut kemudian dikubur di Pet Sematary.

“Aku dapat mengingat, kucing itu mati terbunuh di jalan. Lalu aku berpikir bagaimana jika seorang anak mati di jalan itu?" ungkapnya.

Apa yang dipikirkan King itu kemudian hampir saja menjadi kenyataan.

Penulis berusia 71 tahun ini lantas bercerita putranya, Owen pernah hampir mengalami kecelakaan mengerikan di jalan yang sama.

"Kami memiliki pengalaman ini dengan putra saya. "Owen berlari menuju jalan. Lalu saya menariknya kembali," ceritanya.

Dari kedua kejadian itu, King kemudian mempertajam gagasannya hingga menjadi sebuah novel horor Pet Sematary.

Sudah Tayang

Film Pet Sematary telah ditayangkan di Indonesia pada 4 April 2019.

Film ini mendapatkan ulasan positif dari berbagai kritikus media.

"Film ini akan membuat kamu melompat dari tempat dudukmu," kata Rollingstone.

"Kisah yang penuh kejutan," imbuh media The Guardian.

Tentang Stephen King

Dilansir dari wikipedia.org Stephen Edwin King adalah seorang penulis kontemporer Amerika Serikat. Novel-novelnya yang umumnya bergenre horor, fiksi ilmiah, dan fantasi telah terjual lebih dari 350 juta eksemplar di seluruh dunia.

Sebagian di antara novelnya telah diadaptasi menjadi film layar lebar, film televisi, dan buku komik.

King telah menerbitkan lima puluh novel, tujuh di antaranya diterbitkan dengan nama pena Richard Bachman, serta lima buku nonfiksi.

Ia juga telah menulis hampir dua ratus cerita pendek, sebagian besarnya diterbitkan dalam sembilan kumpulan fiksi pendek.

Kebanyakan novel-novel King berlatar tempat di kampung halamannya di Maine.

King telah menerima sejumlah penghargaan, termasuk Bram Stoker Award, World Fantasy Award, dan British Fantasy Society Award.

Novelanya yang berjudul The Way Station meraih nominasi Nebula Award, dan cerita pendek "The Man in the Black Suit" menerima O.

Henry Award. Pada tahun 2003, National Book Foundation menganugerahinya Medal for Distinguished Contribution to American Letters.

King juga telah menerima sejumlah penghargaan atas sumbangsihnya terhadap dunia kesusastraan selama hidupnya, misalnya World Fantasy Award for Life Achievement (2004),

Canadian Booksellers Association Lifetime Achievement Award (2007), dan Grand Master Award dari Mystery Writers of America (2007).

Kehidupan Awal

Stephen Edwin King lahir pada tanggal 21 September 1947 di Portland, Maine, putra dari seorang pelaut bernama Donald Edwin King dan istrinya, Nellie Ruth.

Saat King berusia dua tahun, ayahnya meninggalkan dirinya dan keluarganya. Ibunya kemudian membesarkan King dan kakak angkatnya, David, seorang diri, terkadang menghadapi masalah keuangan.

King dan keluarganya pindah ke De Pere, Wisconsin, Fort Wayne, Indiana, dan Stratford, Connecticut. Saat King berusia sebelas tahun, keluarganya kembali ke Durham, Maine.

Di sana, Ruth bekerja sebagai pengasuh di kompleks perumahan setempat untuk menafkahi keluarga. King dibesarkan sebagai seorang Metodis.

Saat masih anak-anak, King menyaksikan salah seorang temannya tewas ditabrak kereta api. Setelah itu, King berubah menjadi seorang anak pendiam.

Beberapa pendapat menyatakan bahwa peristiwa ini secara psikologis mungkin telah mengilhami beberapa karya King, meskipun King tidak menyebut mengenai hal ini dalam memoarnya berjudul On Writing (2000).

King menempuh pendidikan dasar di Durham Elementary School dan lulus dari Lisbon Falls High School di Lisbon Falls, Maine.

Sejak bersekolah, ia telah menunjukkan ketertarikan pada cerita horor dan merupakan seorang pembaca setia komik horor EC, termasuk Tales from the Crypt.

Menulis Sejak Sekolah

King mulai iseng menulis saat masih bersekolah dengan menulis artikel untuk surat kabar Dave's Rag, dan kemudian mulai menjual cerita karangannya kepada teman-temannya.

Cerita karangannya yang pertama kali diterbitkan secara independen adalah "I Was a Teenage Grave Robber", serial yang diterbitkan dalam empat cerita bersambung di Comics Review pada tahun 1965.

Setelah lulus dari universitas, King tidak kunjung mendapat pekerjaan. Ia kemudian mulai menjual cerpen karangannya ke majalah-majalah seperti Cavalier.

Novel Pertama

Pada tahun 1973, novel pertama King, Carrie, diterima oleh penerbit Doubleday.

Uang muka yang diterimanya untuk penerbitan novel ini adalah sebesar $2,500.[18] Setelah penerbitan Carrie, King mulai menulis Second Coming, yang kemudian diterbitkan dengan judul Salem's Lot pada tahun 1975.

Setelah kematian ibunya pada 1974, King dan keluarganya pindah ke Boulder, Colorado, dan di sana ia mulai menulis The Shining (diterbitkan tahun 1977).

Ia kembali ke Maine pada 1975 dan menyelesaikan novel keempatnya, The Stand (diterbitkan tahun 1978).

Pada akhir 1970-an, King menerbitkan sejumlah novel pendek berjudul Rage (1977), The Long Walk (1979), Roadwork (1981) The Running Man (1982), dan Thinner (1984) dengan nama pena Richard Bachman.

Penggunaan nama pena ini dilakukannya untuk menguji apakah ia bisa meniru kesuksesannya dibalik nama orang lain dan untuk menghilangkan anggapan bahwa popularitasnya hanyalah sebuah kecelakaan.

Hingga tahun 2013, King telah menerbitkan lima puluh novel, dua ratus cerita pendek, dan lima karya nonfiksi, yang telah terjual lebih dari 350 juta eksemplar di seluruh dunia.

Kehidupan Pribadi

King menikah dengan Tabitha Spruce, rekannya sesama mahasiswa di Universitas Maine pada tahun 1971.

Mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Naomi King, Joe King, dan Owen King. Dua terakhir juga berprofesi sebagai penulis.

Biodata

Nama lengkap: Stephen Edwin King
Panggilan: Stephen King
Tempat, tanggal lahir: Portland, 21 September 1947

Nama pena: Richard Bachman, John Swithen
Pekerjaan: Novelis, cerpenis, penulis skenario, kolumnis, aktor, produser, sutradara

Alma mater: Universitas Maine (B.A., English, 1970)

Periode menulis: 1967–sekarang

Aliran sastra: Horor, fantasi, fiksi ilmiah, drama, gotik, fantasi gelap, distopia

Karya terkenal: Carrie, Salem's Lot, The Shining, The Stand, Misery, It, dan The Dark Tower

Istri: Tabitha King (1971-sekarang)

Anak:
1. Naomi King
2. Joe King
3. Owen King

Situs web: www.stephenking.com

Instagram: @stephenking

Penghargaan:

Medal for Distinguished Contribution to American Letters

Hugo Award

Bram Stoker Award

World Fantasy Award

Buku

  1. Carrie
  2. Salem's Lot
  3. The Shining
  4. Rage
  5. Night Shift
  6. The Stand
  7. World Fantasy Award
  8. The Long Walk
  9. The Dead Zone
  10. Firestarter
  11. Roadwork
  12. Danse Macabre
  13. Cujo
  14. The Running Man
  15. The Dark Tower: The Gunslinger
  16. Creepshow
  17. Different Seasons
  18. Christine
  19. Pet Sematary
  20. Cycle of the Werewolf
  21. The Talisman
  22. Thinner
  23. Skeleton Crew
  24. The Bachman Books
  25. It
  26. The Eyes of the Dragon
  27. The Dark Tower II: The Drawing of the Three
  28. Misery
  29. The Tommyknockers
  30. Nightmares in the Sky
  31. The Dark Half
  32. The Stand: The Complete & Uncut Edition
  33. Four Past Midnight
  34. The Dark Tower III: The Waste Lands
  35. Needful Things
  36. Gerald's Game
  37. Dolores Claiborne
  38. Nightmares & Dreamscapes
  39. Insomnia
  40. Rose Madder
  41. The Green Mile
  42. Desperation
  43. The Regulators
  44. The Dark Tower IV: Wizard and Glass
  45. Bag of Bones
  46. Storm of the Century
  47. The Girl Who Loved Tom Gordon
  48. The New Lieutenant's Rap
  49. Hearts in Atlantis
  50. Blood and Smoke
  51. Riding the Bullet
  52. On Writing
  53. Secret Windows
  54. The Plant
  55. Dreamcatcher
  56. Black House
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved