VIDEO: Begini Cara Lammang Makanan Khas Jeneponto Dipanggang

Lammang atau tumbu’ menurut bahasa Bugis - Makassar, adalah menu makanan berbahan dasar beras ketan hitam atau putih yang dicampur santan.

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Lammang atau tumbu’ menurut bahasa Bugis - Makassar, adalah menu makanan berbahan dasar beras ketan hitam atau putih yang dicampur santan.

Adonan itu kemudian dimasukkan ke dalam bambu, selanjutnya dipanggang.

Lammang dipanggang dengan menggunakan cara-cara tradisional.

Baca: Berjualan Lammang Jeneponto Daeng Jinne Bisa Raub Rp 15 Juta Per Hari

Baca: Cicely Band dan Elmarikustik Awali Konser Musik KPU Wajo

Baca: 75 Menit Diperiksa Bawaslu, Bupati Jeneponto Dicecar 20 Pertanyaan

Dengan menggunakan bara api dari kayu dan sabuk kelapa.

Tidak sulit mencari penjual Lammang di Jeneponto.

Di Pasar Allu Paccelanga, Kecamatan Bangkala beridiri puluhan kios penjual Lammang yang berjejer sisi kira dan kanan jalan poros Jeneponto - Makassar ini.

Salah seorang penjual Saenab daeng Jinne mengatakan perhari Ia mampu habiskan 500 sampai 600 liter beras ketan.

"Kalau hari-hari biasa saya bisa dapat Rp 13 juta," kata daeng Jinne saat ditemui TribunJeneponto.com, Sabtu (6/4/2019), Siang.

"Sementara hari-hari ramai seperti Sabtu minggu sampai 15 juta dengan menghabiskan 600 liter beras ketang yang terdiri dari beras ketang hitam dan putih," jelasnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved