Sorot Sistem Jaminan Sosial, AJI Kota Mandar dan FES Gelar Diskusi Publik di Mamuju

Diskusi publik digelar bekerjasama dengan Friedrich Eberto Stiftung (FES), NGO asal Jerman yang beroperasi sejak tahun 1968 di Indonesia.

Sorot Sistem Jaminan Sosial, AJI Kota Mandar dan FES Gelar Diskusi Publik di Mamuju
nurhadi/tribunmamuju.com
Diskusi publik AJI Kota Mandar kerjasama dengan FES di Matos Mamuju 

Divisi Program Officer FES, Rina Julvianty mengatakan, diskusi tersebut sebenarnya tujuan utamanya untuk melakukan pemutaran film 'Enam Penjuru) yang meyorot sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

"Tahun lalu kami sudah menskrimingnya di Palembang. Kemudian kedua kali kami lakukan di Mamuju ini,"ujarnya.

Ia mengatakan, FES mencoba mengkombinasikan pemutaran film tersebut dengan edukasi publik.

Dikatakan, disadari tegulasi tentang jaminan kesehatan di Indonesia sangat-sangat dinamis, selalu ada regulasi yang muncul dalam rentang waktu yang tidak lama.

"Kita belum sempat paham yang satu, kemudian keluar lagi yang lain. Nah disinulah kita akan mendiskusikan apa manfaat yang kita dapatkan jika ikut serta menjadi peserta BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan,"katanya.

"Disini nanti teman-teman bisa bertanya karena akan hadir perwakilan BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan. Karena kami bersama AJI Indonesia mencoba menfasilitasi melalui cara ini,"tambahnya.

Sementara anggota DJSN Ahmad Anshory mengatakan, mendiskusikan soal jaminan sosial nasional, pada dasarnya membicarakan hak asasi manusia, baik reparasi tentang HAM maupun hak-hak dasar setiap manusia.

"Salah satunya hak untuk mendorong jaminan sosial. Karenanya apa yang kita diskusikan hari ini sangat penting, karena jaminan sosial itu sangat berkaitan dengan kesuksesan suatu negara,"ujarnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved