Kasus Penemuan Mayat Tanpa Kepala dalam Koper, Polisi Kini Dalami Orientasi Seksual Budi Hartanto

Kabar terbaru kasus penemuan mayat tanpa kepala dalam koper pada Jumat (5/4/2019) lalu.

Kasus Penemuan Mayat Tanpa Kepala dalam Koper, Polisi Kini Dalami Orientasi Seksual Budi Hartanto
Surya.co.id
Kasus Penemuan Mayat Tanpa Kepala dalam Koper, Polisi Kini Dalami Orientasi Seksual Budi Hartanto 

TRIBUN-TIMUR.COM-Kabar terbaru kasus penemuan Mayat Tanpa Kepala dalam koper pada Jumat (5/4/2019) lalu.

Korban diketahui bernama Budi Hartanto. Koper yang berisi mayatnya ditemukan di pinggir alisan sungai bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Pihak kepolisian Polda Jawa Timur mengungkapkan bahwa dari keterangan sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan, para saksi menyebut korban memiliki kecenderungan orientasi seksual yang berbeda dari lelaki normal pada umumnya.

"Nah inilah yang akan tim penyidik dalami berkaitan dengan orientasi seksual yang berbeda," ucap Kabid Humas Polda Jatim, Frans Barung saat ditemui di ruang Humas Polda Jatim pada Jumat (5/4/2019), seperti dikutip TribunWow.com dari Tribun Jatim, Sabtu (6/4/2019).

Baca: Detik-detik Budi Hartanto Tewas dan Mayatnya Ditemukan dalam Koper Tanpa Kepala, Motif Pelaku

Foto kenangan almarhum Budi Hartanto. Motif Mutilasi Guru Honorer SD Asal Kediri yang Jasadnya Dimasukan Koper dan Dibuang di Blitar
Foto kenangan almarhum Budi Hartanto. Motif Mutilasi Guru Honorer SD Asal Kediri yang Jasadnya Dimasukan Koper dan Dibuang di Blitar (Didik Mashudi/Repro)

Meski tak menerangkan lebih lanjut terkait 'orientasi seksual yang berbeda' dari korban, namun dapat disimpulkan bahwa pihak kepolisian menduga korban memiliki orientasi seksual terhadap sesama jenis kelamin.

"Ada kecenderungan ke arah situ sih," ungkapnya.

Awalnya motif pembunuhan yang dilakukan terhadap Budi diduga lantaran permasalahan ekonomi, dendam pribadi ataupun asmara.

Namun usai melakukan sejumlah proses penyelidikan, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan atas dasar asmara.

"Namun, belakangan menguat motifnya adalah asmara, motif perampokan tidak terbukti," tutur Frans Barung, dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/4/2019).

Baca: 3 Postingan Instagram (IG) Terakhir Guru Budi Sebelum Mayatnya Ditemukan Tanpa Kepala dalam Koper

Motif tersebut diungkapkan oleh pihak kepolisian lantaran dugaan terkait motif ekonomi serta dendam pribadi tak dapat dibuktikan.

"Jadi kami hilangkan motif perampokan atau ekonomi, kami masuk pada motif asmara," jelasnya, seperti dilansir oleh Tribun Jatim.

(Foto kiri) detik-detik penemuan koper berisi potongan mayat yang diduga mayat guru honorer asal Kediri. Foto kanan : Korban semasa hidup
(Foto kiri) detik-detik penemuan koper berisi potongan mayat yang diduga mayat guru honorer asal Kediri. Foto kanan : Korban semasa hidup (Surya)
Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved