April 2019, Harga TBS di Sulbar Hanya Naik Rp 82

Tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali menetapkan harga terbaru TBS pada bulan April 2019.

April 2019, Harga TBS di Sulbar Hanya Naik Rp 82
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Penetapan harga TBS di Aula Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat, di Mamuju, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali menetapkan harga terbaru TBS pada bulan April 2019.

April 2019, harga TBS sebesar Rp.1,036,07. Sebelumnya sebesar Rp1.035,23.

Ketua Tim Penetapan harga TBS Abdul Wari Bestari mengatakan berdasarkan data 7 perusahaan yang masuk disepakati bersama harga TBS yang umur 10 sampai 20 tahun sebesar Rp.1,036,07.

Baca: Pemuda Takalar Ini Untung Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Sablon Baju

Baca: Dipanggil Bawaslu, Bupati Jeneponto: Tidak Ada Salahnya Kesana

Baca: 31 Bus Cahaya Bone Layani Rute Makassar-Palu, Akan Buka 3 Rute Baru

"Indeks "K" yang kita sepakati bersama dari data yang masuk sebesar 77.00 persen," kata Waris ditemui di ruangan kerjanya, Jl Abdul Malik Pattanan Endeng, Mamuju, Jumat (5/4/2019).

Ia menambahkan harga TBS bulan ini mengalami peningkatan sebesar Rp 82 , jika dibandingkan dengan harga pada bulan Maret lalu.

"Hanya 7 perusahaan yang ikut penetapan harga TBS bersama pemerintah di bulan April ini,"ucapnya.

Adapun perusahaan yang hadir, yaitu PT Unggul WTL, PT Letawa, PT Pasangkayu, PT Surya Lestari Raya, PT Manakarta Unggul Lestari, dan PT WKSM.

Sedangkan, Sekretaris tim penetapan TBS Kimoto Boda mengatakan dari tujuh perusahaan sawit yang ikut dalam penetapan sebagian besar tidak memasukkan invoice.

"Hanya ada dua perusahaan yang memasukkan invoice yakni PT Unggul WTL dan PT Manakarta Unggul Lestari. Yang lain hanya memasukkan data indeks "K" nya,"ungkap Kimoto.

Sedangkan, Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulawesi Muchtar Tonang mengungkapkan secara kuatitatif harga TBS memang naik.

Namum, secara kualitatif hampirsama dengan yang sebelumnya karena hanya naik sekitar Rp 82.

"Harga –harga sawit ini mengikuti harga internasional. Jadi dimanapun begitu ada gejolak harga di pasar dunia pasti akan berpengaruh dimanapun, termasuk di Sulbar,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved