Sampah Dibuang di Samping Kantor Gadis Toraja Utara, Ini Penjelaskan Bupati Kalatiku

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menjawab persoalan tempat pembuangan sampah dilakukan di sebelah Kantor Gabungan Dinas (Gadis) di Panga

Sampah Dibuang di Samping Kantor Gadis Toraja Utara, Ini Penjelaskan Bupati Kalatiku
TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menjawab persoalan tempat pembuangan sampah dilakukan di sebelah Kantor Gabungan Dinas (Gadis) di Panga, Kecamatan Tondon, Toraja Utara, Sulsel.

Sudah dua pekan lamanya, sampah dari Kota Rantepao dan sekitarnya dibuang di Kantor Panga sehingga menjadi pertanyaan masyarakat.

"Kami membuang sampah di Panga karena saat ini tidak ada lokasi, dan disana itu hanya pada penimbunan saja sementara waktu," ucap Kalatiku kepada TribunToraja.com, Kamis (4/4/2019).

Baca: Kemenkumham Sulbar Gelar Sosialisasi Layanan Kenotariatan

Baca: Bawaslu Wajo Lakukan Investigasi Terkait Pernyataan Akbar Faisal di ILC

Baca: Diduga Rem Blong, 4 Mobil Minibus Terlibat Tabrakan di Jl Lanto Dg Pasewang Jeneponto

Lanjutnya, sampah sebelum ditimbun di samping kantor Gadis Panga disemprot lebih dulu agar bau sampah tidak menganggu para pegawai yang berkantor sekitar lokasi.

Kalatiku mengatakan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Karua, Kecamatan Balusu yang menghabiskan anggaran 12 Miliar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Toraja Utara pada tahun 2017 masih terdapat kendala.

"TPA Karua sudah selesai pembangunannya, menjadi kendala dan persyaratan saat ini yaitu akses jalan yang tidak baik dan setengah jalan dalam penglelangan," tambahnya.

Selain itu, tempat pengelolaan sampah organik dan non organik di Karua yang seharusnya dibedakan lokasinya sesuai aturan.

"Sudah beberapa kali lokasi pembuangan sampah dipindahkan, dulunya di Nanggala tapi diprotes warga karena ada hutan lindung, kemudian TPA ke Buntu Pepasan tapi jalannya kurang baik", jelas Kalatiku.

Lanjutnya, dipindahkan lagi ke kampung Bupati Toraja Utara di Lembang (Desa) Bori Kecamatan Sesean selama 1 tahun 9 bulan sambil menunggu TPA Karua selesai.

"Karena sudah tidak enak sama keluarga di kampung terlalu lama dan sudah tidak ada lahan lagi, maka dipindahkan ke kantor Panga tanah kosong," tutur Kalatiku.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved