Kronologi Helikopter Prabowo Subianto Diadang Sukhoi Milik TNI AU hingga Batal Temui Warga Medan

Prabowo Subianto tak jadi datang ke Medan untuk menghadiri Isra Miraj di halaman Istana Maimun, Medan, pada Rabu (3/4/2019).

Kronologi Helikopter Prabowo Subianto Diadang Sukhoi Milik TNI AU hingga Batal Temui Warga Medan
Youtube
Kronologi Helikopter Prabowo Subianto Diadang Sukhoi Milik TNI AU hingga Batal Temui Warga Medan 

TRIBUN-TIMUR.COM-Prabowo Subianto tak jadi datang ke Medan untuk menghadiri Isra Miraj di halaman Istana Maimun, Medan, pada Rabu (3/4/2019).

Padahal, dari undangan yang tersebar, acara akan dimulai pukul 08.00 WIB itu. Lepas Subuh, kawasan itu sudah ramai dipadati orang.

Usut punya usut, ternyata helikopter yang ditumpanginya tak punya izin untuk melakukan pendaratan di Kota Medan.

Kesulitan ini diakui Ketua Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Provinsi Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu.

Baca: Foto Bandingkan Massa Kampanye Jokowi dan Prabowo di Banyumas, Siapa Menang di Jawa Tengah Nanti?

Baca: Peserta Jalan Sehat Membeludak, Relawan Bantu 1000 Kaos ke Roemah Djoeang Prabowo-Sandi

Baca: Setelah Rocky Gerung Giliran Tim Prabowo Nyinyir Pemerintahan Dilan Jokowi di Mata Najwa, Reaksi TKN

Gus, begitu dia biasa dipanggil, mengaku pihaknya sudah berupaya mendapatkan izin sejak Minggu (31/3/2019) sampai Selasa (2/4/2019) malam, mulai di Lapangan Merdeka, Lapangan Banteng sampai Stadion Teladan, hasilnya nihil.

Warga Medan menunggu kedatangan Prabowo Subianto
Warga Medan menunggu kedatangan Prabowo Subianto ()

Ada pihak swasta yang menawarkan tempatnya sebagai helipad, namum dari sisi keamanan tidak terjamin.

"Izin memang dipersulit, faktanya kami enggak bisa dapat sampai hari terakhir. Kami gak dapat izin sama sekali," kata Gus saat dikonfirmasi Kompas.com lewat sambungan telepon Kamis (4/4/2019).

Akhirnya, mereka mencoba Lapangan Sejati di Tuti Kuning, Jalan AH Nasution, Medan.

Ditanya apakah pilihan ini berdasarkan rekomendasi Pemkot Medan melalui Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni, dia membantah. Menurutnya, milik Pemkot Medan itu Lapangan Merdeka dan Lapangan Banteng.

"Kita merasa Lapangan Merdeka dan Teladan yang paling dekat ke acara. Kita tahu, selalu kok, mendarat ada. Di Merdeka, belum waktu yang lama ada mendarat heli di situ. Orang lain bisa, kok kami 02 gak bisa? Itu pertanyaannya," katanya.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved