85 Kades Tak Ikut Rakor, Ini Kata Bupati Mamasa

Forkopimda Mamasa menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait kesiapan jelang pemilihan umum 17 April 2019

85 Kades Tak Ikut Rakor, Ini Kata Bupati Mamasa
TRIBUN TIMUR/SEMUEL MESAKARAENG
Forkopimda Mamasa menggelar rapat koordinasi (Rakor) trekait kesiapan jelang pemilihan umum 17 April 2019 di Aula Hotel Mata ll, Desa Osango Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (4/4/2019 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait kesiapan jelang pemilihan umum 17 April 2019.

Rapat ini berlangsung di Aula Hotel Mata ll, Desa Osango Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (4/4/2019).

Rapat ini sifatnya wajib diikuti Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah se- Kabupaten Mamasa.

Baca: KPHL Unit IX Rongkong Luwu Utara Jaga 419.156 Hektare Hutan Lindung

Baca: Melawan dan Berusaha Kabur, Cula Pelaku Curanmor Ditembak Tim Pegasus Polres Jeneponto

Baca: Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Cewek Manis Asal Pinrang Penulis Buku AE

Sebelum kegiatan dimulai, Bupati Mamasa H Ramlan Badawi memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengecek jumlah camat dan kepala desa serta Lurah yang hadir.

Hasilnya, dari 181 desa dan kelurahan, terdapat 85 desa yang tidak hadir.

Dari jumlah itu, kata Ramlan, hanya ada 60 persen kepala desa yang hadir.

"Yang tidak hadir, saya perintahkan Sekda untuk catat namanya, bikin surat teguran," kata Ramlan pada rapat itu.

"Dan untuk sementara tahan dulu dana desanya," lanjutnya.

Ramlan mengnggap, kepala desa yang tidak hadir dinyatakan tidak beres.

Diakui, dirinya dan Wakil Bupati tidak pernah mengorek dana desa masing-masing kepala desa.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved