Jokowi atau Prabowo? Bandingkan Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 LSI, Indo Barometer, Roy Morgan

Joko Widodo atau Prabowo Subianto? Bandingkan Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 LSI, Indobarometer, Roy Morgan.

Jokowi atau Prabowo? Bandingkan Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 LSI, Indo Barometer, Roy Morgan
DOK TRIBUNNEWS.COM
Jokowi atau Prabowo? Bandingkan Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 LSI, Indobarometer, Roy Morgan 

Joko Widodo atau Prabowo SubiantoBandingkan Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 LSI, Indobarometer, Roy Morgan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari H pencoblosan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 jatuh pada 17 April atau tersisa 13 hari lagi

Dua kontestan Pilpres 2019 yakni Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terus berpacu dengan waktu menyakinkan pemilih.

Lalu seperti apa persepsi publik terhadap dua kontestan ini, Jokowi atau Prabowo yang unggul?

Sejumlah lembaga survei kembali merilis hasil survei Pilpres 2019 seperti LSI Denny JA, Indo Barometer, serta Roy Morgan Poll, pada Selasa (2/4/2019).

Sejumlah lembaga survei nasional juga sudah merilis hasil surveinya.

Berikut rangkuman lima hasil survei terbaru yang dirangkum tribun-timur.com:

1. LSI

Hasil Survei Terbaru LSI Denny JA dirilis di Jakarta, Selasa (8/1/2019)
Hasil Survei Terbaru LSI Denny JA dirilis di Jakarta, Selasa (8/1/2019) (PT LSI)

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru di Maret 2019 terkait elektabilitas pasangan capres dan cawapres.

Baca: Selain Isra Miraj Besok Berikut Daftar Tanggal Merah atau Hari Libur April 2019, Gimana Saat Pemilu?

Baca: Bacaan Zikir & Doa Isra Miraj 2019 atau 27 Rajab 1440 H, Diajarkan Nabi Ibrahim ke Nabi Muhammad SAW

Baca: Pendaftaran PMDK-PN 2019 di pmdk.politeknik.or.id, Berikut Cara & Syarat Daftar 42 Politeknik Negeri

Hasilnya dari survei pada 1200 responden dengan metode multistage random sampling, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tetap menggungguli pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Elektabilitas Maret 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ‎sebesar 56,8 persen-63,2 persen. Prabowo Sunianto-Sandiaga Uno 36,8 persen-43,2 persen.

Pilpres 2019 mendekati garis finis, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul telak dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Sandiaga," ucap Penelisi LSI, Ardian Sopa saat merilis hasil survei di Kantor LSI, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019).

Ardian Sopa menuturkan tampilan angka elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range elektabilitas, karena LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing capres dengan margin of error survei dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional.

"Kalkulasi ini dilakukan karena Pilpres tinggal 16 hari lagi. Diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput," ungkap Ardian Sopa.

Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei adalah 2,8 persen.

Selain survei, LSI juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei.

2. Indo Barometer

Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei di bulan Maret terkait elekatabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung di Pemilihan Presiden 2019.

Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli mengatakan pasangan no urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin masih tetap unggul dengan selisih 18,8 persen jika dibandingkan dengan elektabilitas pasangan Prabowo - Sandiaga.

"Dengan simulasi gambar pasangan calon Presiden dan wakil Presiden 2019 yang ditanyakan kepada masyarakat, seandainya Pilpres dilakukan hari ini, maka pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin diprediksi menang.

Paslon 01 memiliki elektabilitas sebesar 50,8 persen, sedangkan paslon 02 memiliki elektabilitas sebesar 32 persen," ucap Rusli saat merilis hasil survei Indo Barometer, di Hotel Century Park, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

Rusli mengatakan, terdapat 17,2 persen masih merahasiakan pilihannya atau belum menentukan pilihannya terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Selain itu, Indo Barometer juga memproyeksikan hasil survei Maret 2019 ke 17 April 2019 (yang tidak menandai surat suara dibagi proporsional).

Hasilnya pasangan Jokowi - Ma'ruf masih unggul dibadingkan dengan Prabowo-Sandi.

“Pasangan Jokowi - Ma'ruf unggul dengan proyeksi 61,35 persen. Sementara Prabowo -Sandi 38,65 persen,” pungkasnya.

3. Polmatrix

Lembaga survei Polmatrix Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas Capres-cawapres jelang hitungan hari Pilpres 2019.

Survei yang dilakukan pada 20-25 Maret 2019, dengan jumlah 2000 responden ini menunjukan bahwa Paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul.

Direktur Riset Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto mengatakan, Jokowi - Ma'ruf 54,1 persen, Prabowo -Sandiaga sebesar 34,0 persen sisa 11,9 persen yang belum memutuskan pilihan.

"jika diekstrapolasikan maka Jokowi-Ma’ruf berpeluang merebut 61,4 persen suara. Prabowo-Sandi mendapat sisanya yaitu 38,6 persen," kata Dendik Rulianto dalam rilis, di Jakarta, Senin (1/4/2019).

“Mengingat Pilpres hanya tinggal 17 hari lagi, sulit bagi Prabowo-Sandi untuk dapat mengejar elektabilitas.Jokowi-Ma’ruf,” lanjutnya.

Dendik juga mengatakan, jika tidak ada perubahan berarti, diprediksi Jokowi-Ma’ruf menang tebal atas Prabowo-Sandi.

Menurut Dendik, yang dapat dilakukan kubu Prabowo-Sandi adalah mempersempit jarak elektabilitas.

Jika seluruh suara undecided voter mampu direbut, Prabowo-Sandi berpeluang meraih hingga 45,9 persen, atau sedikit di bawah perolehan suara pada Pilpres 2014.

4. CSIS

Survei terbaru Centre for Strategic and International Studies (CSIS) 15-22 Maret 2019 menunjukkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Responden yang memilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 51,4 persen, sementara Prabowo-Sandi hanya dipilih oleh 33,3 persen.

"Selisih suara kedua pasangan calon 18,1 persen," kata peneliti CSIS, Arya Fernandez, saat merilis hasil survei di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Kendati demikian, lanjut Arya, masih ada 14,1 persen responden yang menjawab tidak tahu atau merahasiakan jawabannya.

Ada pula 1,2 persen belum menentukan pilihan. 

Survei juga mengukur kemantapan responden terhadap pilihannya. Hasilnya, lebih banyak pendukung Jokowi-Ma'ruf yang menyatakan sudah mantap dengan pilihannya, yakni sebesar 84,4 persen.

Adapun responden yang sudah mantap mendukung Prabowo sebesar 81,3 persen.

"Tingkat kemantapan pilihan pemilih sudah cukup tinggi. Migrasi pemilih antarcalon diprediksi tak akan banyak terjadi," kata Arya. 

5. Roy Morgan

Survei Roy Morgan Poll
Survei Roy Morgan Poll (roymorgan.com)

Berdasar survei Roy Morgan, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) memang masih unggul dibanding pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam survei yang dilakukan pada Maret, sebanyak 56,5 responden memiliki Jokowi-Maruf, sedangkan pemilih Prabowo-Sandi sebanyak 43,5 persen.

Demikian dikatakan Chief Executive Officer Roy Morgan, Michele Levine.

Meski unggul, tapi selisih elektabilitas keduanya semakin menyempit, demikian dikutip Tribunnews.com dari laman resmi Roy Morgan.

Hasil elektabilitas Jokowi pun turun sebanyak 0,5 persen dibanding pada survei sebelumnya, yang dilakukan pada Februari 2019.

Sementara Prabowo justru naik 0,5 persen dari survei sebelumnya.

Survei Roy Morgan ini melibatkan 1.102 responden yang telah memiliki hak untuk memilih dengan usia di atas 17 tahun.

Dalam survei Roy Morgan, elektabilitas Jokowi kuat di daerah berbasis perdesaan, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Secara keseluruhan, di daerah pedesaan preferensi jelas mendukung Jokowi 63 persen, sedangkan Prabowo 37 persen.

Di Jawa Tengah, Jokowi meraih 66 persen suara, sedangkan Prabowo 34 persen.

Di Jawa Timur dan Bali, Jokowi mendapat 78 persen, sedangkan Prabowo 22 persen.

Sementara responden Sumatera Utara yang memilih Jokowi sebanyak 58,5 dan Prabowo sebanyak 41,5 persen,

Sementara Prabowo mendapat banyak dukungan dari pemilih di DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, serta daerah di Kalimantan dan Sulawesi.

Prabowo mendapatkan 52,5 persen suara dari respondens yang berasal dari Jawa Barat, Banten, dan Jakarta.

Prabowo juga unggul di Sumatera Selatan dengan angka 56,5 persen, sedangkan Jokowi tertinggal 43,5 persen.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga unggul di Sulawesi dan Kalimantan.

Di Sulawesi, Prabowo unggul dengan suara 61 persen, sedangkan Jokowi 39 persen.

Sementara Prabowo unggul 59,5 persen unggul dibanding Jokowi (40,5%) di Kalimantan.

Selain itu, survei Roy Morgan juga menganalisa gender responden.

Hasilnya, Jokowi banyak didukung oleh perempuan, bahkan jumlah dukungan terus meningkat 2 persen menjadi 60 persen pada survei bulan Maret.

Sementara emak-emak pendukung Prabowo justru turun dua persen, di angka 40 persen.

Kebalikannya, Prabowo justru banyak dipilih oleh kaum Adam.

Dukungan para lelaki untuk Prabowo naik sebesar 3 persen menjadi 46,5 persen, dibanding Jokowi yang turun 3 persen menjadi 53,5 persen.

Untuk usia, Jokowi unggul pada pemilih berusia 25-34; 35-49; dan di atas 50 tahun.

Sementara pemilih berusia 17-24 tahun lebih memilih Prabowo. (tribun-timur.com/ Kompas.com/ Tribunnews.com)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved