Elektabilitas Prabowo-Sandi Menguat, PKS Sulsel: Tim Petahana Panik!

Sebelumnya, elektabilitas dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI turun naik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Elektabilitas Prabowo-Sandi Menguat, PKS Sulsel: Tim Petahana Panik!
HANDOVER
Ketua DPW PKS Sulsel, Surya Dharma melantik pengurus DPD PKS Makassar di Sekretariat DPW PKS Sulsel, Jl Ir Sutami, Makassar, Sulsel, Senin (4/6/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Dewan Pimpian Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan, Surya Darma mengatakan, trend elektabilitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno membuat tim petahana capres dan cawpres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin panik.

"Trand Prabowo meningkat, Jokowi stagnan, bahkan menurun. Kecenderungan ini membuat panik tim petahana. Akibatnya, kita bisa lihat secara kasat mata aparat terlibat secara nyata di berbagai daerah untuk memobilisasi massa hadir ke kampanye JKW (Jokowi)," kata Surya Darma, Rabu (3/4/2019).

Baca: Survei Roy Morgan Elektabilitas Prabowo Menguat, PDIP Sulsel Bilang Biasa Aja!

Bahkan Surya Darma menilai kalau survei bayaran tak ketinggalan. Mereka semakin gencar menyajikan data-data bombastis untuk membangun opini bahwa petahana lebih unggul.

"Insya Allah dengan waktu yang tersisa, Prabowo-Sandi akan menyusul dan melewati raihan suara petahana dan pada tanggal 17 April, rakyat Indonesia akan mendengar nama pemimpin mereka yang baru," tegas Surya.

Sedangkan Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Sanusi Ramadhan menyatakan bahwa jika elemen pendukung 01 bergerak dan menjadi motivasi dan penyemangat baru untuk terus bergerak memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Termasuk Partai Perindo.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Soemitro Djojohadikoesoemo, Ayah Prabowo Subianto, Ahli Ekonomi, Mantan Menteri

Sementara Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah Erbe mengatakan, survei mestinya hanya dilihat sebagai penanda-penanda saja. Namun yang ia liat, hasil-hasil survei malah menjadi bahan baru yang menaikkan 'ketegangan' pada 2 kubu yang berkompetisi.

"Akibatnya suasana menjadi kurang sehat. Itulah mengapa saya kurang suka komentari hasil survei," ujar Ulla sapaannya kepada Tribun, Rabu (3/4/2019).

Sebelumnya, elektabilitas dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI turun naik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Setelah dikabarkan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus memimpin, kali ini justru elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang terus menguat.

Baca: Teriakkan Nama Capres Saat Nonton Tinju, Warga Burau Luwu Timur Tewas

Lembaga survei Roy Morgan merilis survei terbarunya terkait elektabilitas para kandidat jelang pelaksanaan Pilpres 2019.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved